Assalamualaikum
Hai semuanya gimana kalian semua pada sehat kan .
Di sini aku mengucapkan terima kasih buat kalian yang udh ngasih vote di setiap bab cerita aku aku juga mau bilang terima kasih karna kalian setia nunggu aku up cerita baru.
Sekali lagi aku mau ngucapin makasih buat kalian yang udh baca cerita aku.
Selamat membaca jangan lupa vote sebanyak banyaknya.
Pagi hari pun tiba
Kini kondisi mala mulai membaik dan ia udh di pindahkan ke ruang rawat sedangkang rakha sang suami keadaannya semakin memburuk dan sampai saat ini rakha belum siuman.
" aaa mala akhirnya lo sadar juga" heboh serlly.
" iya mal akhirnya lo sadar juga " sambung zea.
" mal tau kaga lo waktu lo koma ada dua bocah yang nagis kejer tau" ucp saskia.
" eh sas lo jangan cepu dong" sahut kiara.
" tau nih lu mah gk asik ah" ujar serlly.
" emang siapa" tanya mala.
" noh si serlly sama si kiara" jawab zea.
" zea aurora veronika" teriak serlly.
" heh sejak kapan nama gw ada veronika hah" ucp zea.
" sejak tadi " balas serlly.
" ah ze lu mah gk asik " sambung kiara.
Mala hanya menggelengkan kepalanya saja melihat tingkah para sahabatnya itu.
Tiba tiba mala ke pikiran dengan keadaan rakha yang sampai sekarang tak kunjung sadar.
" ze " panggil mala.
" iya kenapa mal"jawab zea.
" gw mau nanya sekarang keadaan rakha gimana apakah dia udh sadar" tanya mala kepada zea.
Zea bingung harus menjawab apa di satu sisi ia tau dengan keadaan rakha yang semakin memburuk di satu sisi lagi ia tak ingin mala tau tentang kondisi rakha karna zea takut kandungan mala kenapa napa karna mala yang sibuk memikirkan rakha.
" ee rakha blum sadar mal" jawab zea.
" mal lu yang sabar ya lo berdoa aja semoga rakha cepet sadar" ucp serlly.
Tiba tiba seoarang suster pun datang dengan membawa makan siang untuk mala.
" permisi" ujar suster yang masuk ke dalam ruangan mala.
" maaf mengganggu waktunya saya ingin memberikan makan siang untuk mba mala" ucp suster yang langsung menaruh mkn siang mala di meja.
" makasih ya sus oh ya saya mau nanya keadaan suami saya gimana ya " tanya mala.
" begini mba keadaan suami mba sekarang lagi kritis karna suami mba terkena benturan" ucp suster rina.
" apa kritis" kaget mala , mata mala mulai berkaca kaca.
" gk gk mungkin gk mungkin suami saya kritis" ucp mala sambil menggelengkan kepala dan menangis.
" sus saya mau liat suami saya" sambung mala.
" gk bisa mba kondisi mba blum sepenuhnya membaik" larang suster rini.
" tapi sus saya khawatir dengan keadaan suami saya tolong ya sus antarkan saya ke suami saya " mohon mala.
" tapi"
" boleh ya sus " sahut zea.
Tidak ada pilihan lain bagi sus rini ia pun memberikan izin kepada mala untuk menjenguk rakha.
" baik saya perbolehkan tapi mba mala harus pakai kursi roda" jawab suster rini.
" makasih sus" ucp saskia.
Lalu suster rini pergi untuk memba kursi roda lalu kembali lagi ke ruangan mala setelah suster rini datang mala pun langsung di pindahkan ke kursi roda dan langsung pergi dari ruangan mala dan menuju ruangan rakha.
Saat sampai di sana mala kembali menagis ia melihat sang suami yang terbaring lemah dengan banyak alat yang mengelilingi rakha.
Mala pun langsung masuk kedalam ruangan rakha ia langsung memegang tangan rakha mala pun managis sejadi jadinya.
" kha bangun yuk kamu gk cape apa tidur trs" ucp mala yang mengajak rakha untuk bangun.
" aku aja udh bangun masa kamu blum" sambung mala.
" kamu gk kangen sama aku ayo sayang bangun " ujar mala membangunkan rakha.
" kamu masih gk mau bangun juga ya cepet bangun dong aku kangen pelukan kamu " mala tak bisa menahan lagi air matanya mala menangis isteris sambil mencium tangan rakha.
Tapi tiba tiba saja mala tak sadarkan diri dengan keadaan masih menggemgam tangan rakha.
Bersambung....
Jamgan lupa vote ya
KAMU SEDANG MEMBACA
Cinta sampai mati
Teen Fictioncerita ini menceritakan tentang seorang pasangan suami istri yg menikah saat umur mereka 18 tahun Raden rakha putra algantara seorang lelaki tamvan dan juga rupawan ia adalah seorang pengusaha muda yang kaya raya dan sukses . suatu hari ia bertemu...
