Sebelum membaca
Alangkah baiknya follow dulu dan jangan lupa vote yaww≧▽≦
HAPPY READING
~•~
Seperti biasa dipagi hari terlihat keluarga harmonis itu sedang sarapan pagi, hari libur yang cocok untuk dinikmati bersama
"papah denger Zura udah mulai bersosialisasi dengan lingkungan di sekolah,kan?" Tanya Areksa
"iya pah Zura udah mulai terbiasa dilingkungan sekolah dan lingkungan sini" jawab gadis itu sambil tersenyum "itu bagus" balas Areksa
"Hari weekend ini Zura mau keluar atau jalan-jalan " ucap Calestra tersenyum
"gak dulu bu, Zura mau dirumah aja,rebahan sambil nonton Drakor dan nyemil" ucap nya
Gadis itu memang suka sekali menonton Drakor apalagi sambil memakan cemilan dihari weekend, karena menurut nya jalan-jalan keluar itu akan melelahkan apalagi terik matahari yang panas itu jadi dia lebih memilih untuk rebahan daripada keluar jalan-jalan
Calestra hanya menggeleng menatap putrinya itu "Yaudah, tapi jangan keseringan juga,itu gak baik" ujarnya
"Pagi ini cerah lho, beneran gak mau, atau joging gitu biar sehat" lanjut nya,namun gadis itu tetap kekeuh menggeleng tidak ingin
Areksa yang hanya bisa menggeleng menatap dua perempuan di hadapan nya itu , dia terkekeh pelan, menurutnya lucu interaksi istrinya dan anak perempuan nya itu
Pria itu beranjak dari kursi setelah selesai makan,lalu berjalan mendekati istrinya, dia mengecup singkat kening sang istri
"Aku kerja dulu, baik-baik dirumah,Zura juga ya" ucapnya mengusap rambut anak perempuan nya,yang
"Iya pah" jawabnya
"Hati-hati,bawa mobil nya gak perlu ngebut-ngebut" peringat Calestra
"ya, aku pamit dulu" ucapnya,tak lupa pula Calestra menyalimi tangan sang suami begitupula Azura
"Assalamu'alaikum" ucapnya
"Wa'alaikumsalam, hati-hati pah" ucap Azura dan Calestra bersamaan
Kini pria itu mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang di jalan raya, dia ingat pesan istri nya untuk tidak ngebut-ngebut di jalan , lagipula potensi ngebut di jalan itu bahaya,bisa berujung kecelakaan
***
Kini gadis itu benar-benar berbaring di tempat tidur menghadap televisi, sambil menonton Drakor dan menikmati camilan ringannya
"Kenapa jahat banget sih" ucapnya greget kesal, pasalnya yang ia tonton itu memang membuat kebanyakan penonton terbawa emosi
"Lelaki kaya gitu seharusnya ditinggalin.." lanjutnya sambil bergumam
Ddrrtt!... terdengar suara notifikasi dari handphone gadis itu,sang empunya pun menoleh menatap ponsel, sebelum ia meraih benda pipih itu,dan menatap notifikasi yang tertera disana
"Naya.." gumamnya
|Vanaya
hai Zura, kamu mau ikut gak jalan-jalan, mumpung hari weekend,biar rame jugaa_08.12_
KAMU SEDANG MEMBACA
Mahesa Ravindra Altezza
Teen FictionMahesa lelaki kelahiran Bandung, yang selalu di tuntut untuk menjadi sempurna oleh orang tuanya "Setiap manusia itu bukan berarti gak sempurna, tapi bukan berarti juga setiap manusia itu harus sempurna"_Mahesa Ravindra Altezza_ Penasaran?baca cerita...