Tata menghela nafas panjang,ini adalah malam pertama ia tidur dikamar deva tanpa deva tentunya. Kasur yang jauh dari kata nyaman,gadis itu berusaha bangkit dari tidurnya dengan cukup susah payah hingga akhirnya ia mampu berdiri untuk mencari sesuatu agar bisa mendinginkan badan.
Gadis itu terbiasa tidur menggunakan AC kini dihadapkan dengan kenyataan kalau suaminya tidak memiliki benda itu,bahkan kipas angin saja tidak punya.
Tata keluar kamar yang langsung tembus ke kamar tamu setelah ia melirik sekeliling akhirnya ia menemukan sebuah koran dan akhirnya ia gunakan sebagai kipas.
"Huhhh"
Tata mengibaskan koran itu ke wajahnya yang sudah banjir keringat. "Rugi dah skincare gue"
Tok..tok..tok...
Ibu mertuanya masuk dengan membawa sebuah kipas angin berwarna merah yang terlihat usang.
"Nak..maafin mama ya,mama gak punya AC disini, kata deva kamu terbiasa tidur pakek AC ya?"
Tata menggeleng. "gak usah ma...tata gapapa kok.. lagian juga mau hujan"
"Tapi mama kasian sama kamu,sementara pakek ini dulu ya? Nanti mama papa usahain beli AC buat kamu"
Tata menggeleng lagi. "Gapapa ma,gak usah repot-repot tata gak papa kok tidur gak pakek ac"
...
Sekitar pukul 6 pagi tata bangun akhirnya pagi tiba. Sebenarnya ia tidur kurang nyenyak malam tadi karena cuaca yang sangat panas.
"Ma kata dokter tata harus rajin jalan-jalan" ucap tata "tata mau jalan-jalan dulu ya""Kamu yakin mau sendirian?" Tanya papa mertuanya dan tata mengangguk.
"Gapapa pa,kan tata juga gak jauh-jauh perginya"
Tata berjalan kecil sambil melihat pemandangan yang ada didesa suaminya itu. Lumayan jauh dari pusat kota juga terletak di dataran tinggi. Jalan yang diapit oleh kebun kebun warga disekelilingnya.
"Tataaaa" panggil seseorang membuat gadis itu seketika menoleh kebelakang. Sekitar 30 meter berdiri seorang pria dengan tattoo di lengannya.
"Udah cuti ya?"Shitt itu adalah yoga. Teman deva lebih tepatnya tetangga deva yang tata jadikan bahan gabut gara-gara deva tak kunjung memberinya kepastian.
"Ehh kak yoga,,iya nih mau jalan-jalan dulu hpl udh deket soalnya" ucap tata sambil tersenyum manis merasa sedikit bersalah karena dulu ia menghilang begitu saja. "Kak yoga kapan pulang?"
"Udah 2 Minggu sih dirumah,deva apa kabar?"
"Baik kok kak" ucap tata "yaudah aku mau lanjut ya biar gak keburu panes"
Yoga mengangguk sambil sedikit menyesal kenapa ia bisa kalah dengan deva. Toh sekarang deva juga menyianyiakan tata.
...
Sekitar 30 menit tata sampai dirumah. Dengan wajah pucat bisa-bisanya ia merasa mual lagi padahal ia sudah tidak mual sejak kandungannya berusia 6 bulan.
"Kenapa nak?" Tanya ibu deva .
"Tata tiba-tiba mual ma,apa gara-gara asam lambung ya" ucap tata.
Melihat menantunya yang pucat mira inisiatif untuk menawarkan sesuatu pada gadis itu.
"Kamu mau makan sesuatu nak? Siapa tau bisa ngurangin mualnya"Tata berpikir sejenak sebenarnya ia ingin makan disawah bersama deva sejak beberapa bulan lalu tapi karena ia kontras dengan suaminya ia jadi mengurungkan niatnya dulu tapi kini ia sudah tidak bisa menahannya lagi.
"Tata pengen makan disawah ma" ucap tata. "Bareng deva"
Ibu mertuanya mengerutkan keningnya "makan disawah?"
Tata mengangguk. "tata pengen makan ikan bakar yang nasinya didalem bakul yang dibuat pakek bambu,trus nasinya dibungkus daun pisang"
"Yaudah nanti ibu beliin dulu ikannya. Tata mau ikat apa?"
"Tata mau ikannya dipancing deva ma" ucap tata lagi. Padahal tata tahu kalau deva sangat amat benci memancing.
Tiba-tiba seseorang datang mengejutkan mereka siapa lagi kalau bukan deva. Yang pulang kampung secara tiba-tiba. "Kok kamu pucet?" Ucapnya berlari menghampiri istrinya yang cantik itu.
"Cuci dulu tangannya kotor bekas dijalan" gerutu tata pasalnya ia saja sebelum menyentuh wajahnya sendiri ia akan cuci tangan terlebih dahulu sedangkan deva dengan entengnya menyentuh wajahnya.
"Hehe maaf"
"Kok kamu pulang gak ngabarin dulu?"
"Kan aku udh bilang aku libur seminggu, gara-gara low season" ucap deva melepas jaket dan sepatunya. Tata hanya diam mungkin deva sudah bilang tapi ia lupa.
"Tadi abis jalan-jalan ya?" Tanya deva
"Iya,kok km tau?"
"Tadi yoga nge pap di group. Mana caption-nya tata memang selalu menggoda" kesal deva.
Mira hanya tertawa kecil. "va. Kamu nanti nangkep ikan ya?"
"Hahhh???? Nangkep ikan? Ikan apa?" Pemuda itu tersentak kaget.
"Aku lagi pengen makan di tepi sawah. Trus makanannya ikan bakar trus nasinya dibungkus daun pisang trus bawa bakul yang dibuat dari bambu itu loh"
"Yaudah ikannya beli aja"
"Aku maunya ikannya dipancing sama kamu!" Ucap tata ngegas.
"Kamu kan tau aku gak suka menunggu hal gajelas" jawab deva kesal.
"Kamu pikir kamu jelas?"
,,,
"Huhhh" deva menghela nafas panjang. Turun dari motornya. Kini ia berada dihalaman rumah yoga.
Terlihat yoga sedang asik dengan joran dan perintilannya."Ga sibuk gak?"
Yoga membalikkan badannya. "Yaelah gue cuman bercanda bro lo mah baperan"
"Lahh apaan"
"Lo marah soal foto tata tadi? Sorry bre"
" Gak tolol gw mau pinjem alat-alat mancing lo"
Seketika beberapa teman-teman yoga yang merupakan teman deva juga keluar dari rumah.
"Sejak kapan lo suka mancing ndroo" ucap wahyu sambil tertawa terbahak-bahak.
"Sebenernya ya gue paling anti nih ya masalah mancing. Bayangin aja si tata nangis-nangis dirumah minta makan disawah,makan ikan bakar yang ikannya harus gue pancing sendiri"
...
Deva duduk sebuah batu besar di sungai dekat rumahnya. Tempat yang dikatakan banyak terdapat ikan oleh teman-temannya sekitat setengah jam sudah pemuda itu duduk sambil menscroll sosmednya.
Tuingggg.....
Notifikasi pesan dari istrinya masuk membuat pemuda itu bergegas membuka aplikasi WhatsApp
Ibu peri🤍
Gimana? Udah dapet ikannya?
Pokoknya kalau km gak dapet ikan gaboleh pulang!!!Me
HmmDeva menghela nafas beginikah derita menjadi seorang ayah begitu benaknya.

YOU ARE READING
Everything for kiara
Randommenceritakan seorang anak perempuan yang terlahir dari hasil hubungan tanpa status yang melibatkan seorang gadis cantik bernama Clarita Tarisa Wijaya dan seorang Pemuda bernama Radeva Pradana. bagaimana kisah baby kiara? ayuk di vote dulu.