haloo readers
sebelum membaca vote dan komen di setiap paragraf ya biar mimin semangat up cerita nya 🙉🙉🙉🙉selamat membaca
•
•
•
•
•
•
•
•|||||||||||||
hari ini reza pergi kerumah nenek nya. saat diperjalanan dia tiba-tiba disenggol orang dan terjatuh
"shit!."
reza melihat motor itu melaju sangat cepat. tapi reza sempat melihat seperti logo?
"jaket nya seperti lo delion" ucap reza
saat reza mau bangkit tiba-tiba ada cewek yang menghampiri nya"kamu gapapa" tanya cewek itu
reza tertegun dia sangat cantik
"e-eh gw gapapa kok" ucap reza gugup
"sini dulu obatin itu luka nya" ucap si cewek menarik reza kepinggiran jalan yang ada tempat duduk
saat si cewek mengoleskan obat dibibir reza. reza menatap mata nya si cewek. selain cantik dia baik dan ramah seperti tipe reza tapi saat dia melihat kalung gadis itu
'kita beda agama ya? 'batin reza
"nah selesai" ucap si cewek
"kamu kenapa kok bisa jatuh? " tanya si cewek
"o-oh itu gw didorong orang"
"dasar pengendara sekarang!. oiya kenalin nama gw okta" ucap okta sambil tersenyum manis
reza yang melihat senyuman itu menjadi gugup
"gw reza"
"ok.aku pergi dulu ya. mau gereja soalnya" ucap si cewek sambil melambaikan tangan nya dan masuk menuju gereja itu
"salahkah gw suka sama yang beda agama? " tanya reza pada dirinya
"lo gk salah" ucap ares yang kebetulan lewat dan melihat interaksi mereka
ares duduk disamping reza
"kita gak tau kapan cinta itu datang" ucap ares
"tapi susah res kita beda agama. antara mesjid dan gereja antar lonceng dan azan" ucap reza lirih
"tergantung lo.tapi kalau saran gw lebih baik lo mundur za. beda agama itu sulit. Tuhan memang satu tapi kalian yang berbeda"
perkataan ares membuat reza termenung
"gw emang selalu gagal dipercintaan" ucap reza
"semua manusia sudah allah tentukan jodoh nya masing-masing. jadi lo tetap tunggu jodoh lo datang aja" jawab ares
"iya ya. kalaupun gw gagal. tapi gw gak gagal dapat kawan sebaik lo pada yekan" reza merangkul pundak ares
ares tiba-tiba melihat bekas luka reza
"bibir lo napa? " tanya ares
"oh itu gw lupa bilang ke elo
tadi ada anak delion nyenggol gw" ucap reza"seperti nya mereka sudah bertindak. markas" ucap ares datar sambil menaiki kereta nya dan memakai helm full face nya diikuti oleh reza
tapi sebelum mereka pergi. reza melihat okta bersama seorang cowok
"dah berpawang ternyata" ucap reza
"sabar bro" ucap ares
mereka menuju markas dengan kecepatan tinggi

KAMU SEDANG MEMBACA
KISAH KITA
Randompenasaran dengan ceritanya? langsung baca aja saya tidak tau cara mendeskripsikan cerita pertama saya tolong bantu vote dan komen setiap paragraf 💋👄 hasil cerita dari imajinasi sendiri WARNING!!⚠⚠⚠⚠ cerita hanya fiksi belaka tapi kalau dibawa...