GELAP!?

1K 49 7
                                        

Aku minta maaf karena kemaren belum sempet update karena aku kebetulan lagi ga enak badan hehe gomen.

Happy reading.

seorang pria memasuki sebuah rumah yang bisa terbilang mewah.pria itu menuju ruang tengah dimana,ruang tengah itu tempat rapatnya.disana sudah ada banyak orang ada yang focus mengotak Atik laptop ada yang memeriksa mainan(pistol) dan ada juga yang sedang berbincang. Pria itupun langsung duduk di kursi yang berada ditengah meja yang bundar.

"Gimana ___  hasilnya? Udah dapet siapa pelakunya?" Tanya pria itu sambil mengisap rokok ditangannya.

yang ditanya menatap pria itu "of course" jelasnya kembali menatap laptop yang berada didepannya.

"Dan ____ gimana perkembangan pistol revolver?" Tanya pria itu ke yang sedang memeriksa mainan (pistol).

"Aman,one hit" jawabnya dengan smrik.

"Bagus" balas pria itu dengan smrik juga.

"Oke kalo gitu untuk sekarang aman ya,tapi kalo mereka melukai ____ lagi.segera habisi mereka" tegas pria itu yang membuat satu ruangan menampilkan smrik andalan mereka.

"Pak saya sudah mengonfimasi bahwa mereka udah mulai bergerak dan pergerakan mereka itu kebetulan hari yang sama dengan kejadian kemaren" ucap cewe itu

"Owh menarik,terus pantengin aja jangan ada yang terlewat sedikitpun dan untuk kejadian kemarin tolong dijaga dari jauh aja supaya ga menarik perhatian" balas pria itu.

"Baik pak" jawab cewe itu

"Ga ada lagi?" Tanya pria itu

"Siap ga pak!" Serempak semuanya

"Oke kalo gitu terimakasih semuanya silahkan kalian bekerja kembali" pria itu sambil berjalan ke arah luar.

Setelah kejadian kemarin semuanya beraktivitas seperti biasa. Echi masih harus beristirahat karena belum sembuh dan gin always ada di sisi echi kenapa gin ga kekampus? Katanya "kesehatan sayangku nomor satu" gitu katanya yaudah lha yah SSG aja (suka suka gin).

Dua couple yang lainnya tentu saja pergi kuliah dan untuk Caine sama Rion mereka pergi ke kantor karena ada urusan katanya jadi yang dirumah hanya gin dan echi.

Disinilah dua mahluk yang masih tidur dan berpelukan diatas kasur, sebenernya gin udah bangun dan yang masih tidur itu echi dengan tangan gin yang dijadiin bantal oleh echi,Gin menatap wajah damai echi yang sedang tidur, gin mengecup puncak kepala echi dengan sayang. Karena echi merasa terganggu echi pun perlahan membuka matanya dan boamm terlihat wajah tampan dengan senyumnya dan rambut yang sedikit berantakan terlihat sangat mempesona Dimata echi saat ini.

"Selamat pagi sayang" ucap gin

"hm pagi.." balas echi sambil mengucek matanya

"Kebiasaan deh" ucap gin yang menjauhkan tangan echi yang sedang mengucek matanya.

"Nanti perih mata kamu" gin sambil mengecup kedua mata echi.

Echi yang diperlakukan gitu sama gin jantung nya berdetak kencang. Gin juga sama halnya dengan echi.

"Ayo bangun kita sarapan dulu" ucap gin sambil membantu echi untuk duduk.

"Kamu tunggu dulu disini ya aku mau ambil makanannya dibawah" ucap gin sembari mengelus rambut echi echi pun hanya mengangguk. Gin pun pergi kebawah.

'cok!? Itu beneran gin!? Seorang gin yang cuek dan gapernah peduli sama orang!?wahhhh' ucap echi dalam hati. (Yaelah chi lu kan pawangnya).

Selang beberapa menit gin pun kembali dengan membawa makan untuknya dan echi sarapan. Gin pun duduk di pinggir kasur.

"Masih sakit ga tangan kamu?" Tanya gin

"emm lumayan udah ngga sih" jawab echi sambil melihat tangannya yang diperban

"Yaudah sini aku suapin aja" balas gin

"Okeii"

Mereka pun makan bersama.

"Ywang Lwin mwna" tanya echi dengan mulut yang penuh dengan makanan

"Telen dulu sayang" jawab gin

"Hehe"

"Yang lain udah pada berangkat" jawab gin sambil menyuapi echi,echi pun mengangguk

"Kamu ngga kuliah?" Tanya echi lagi

"Dengan ninggalin kamu disini sendirian?" "ngga!" Jawab gin menatap mata echi dengan lembut dan mengangkat tangannya untuk mengelus pipi gembul echi.

"Haha iya iya" balas echi dengan kekehannya.

"Ini udah kan makannya? Aku kebawah dulu buat nyimpen ini" ucap gin

"Huum"

"Tunggu yaa" ucap gin

"Iyaa"

Setelah gin keluar echi kini melamun,dia masih memikirkan yang kemaren. Echi ngelamun sampe ga sadar kalo gin udah kembali.

"Hey kenapa melamun?" Tanya gin membuat lamunan echi buyar.

"A-etto ngga kok hehe" jawab echi yang kaget.

"Kenapa hm?" Tanya gin lagi

"Peluk..." Jawab echi dengan tangan yang direntangkan

"Haha sini sini" ucap gin sambil membawa echi kedalam pelukannya.

"Kalo ada apa apa cerita ya" ucap gin

"emm" jawab echi dengan anggukan.

Dikampus kini seperti biasa ga ada yang spesial. Jibal dan Elya seperti biasa berantem riji dan yang lain hanya menghela nafas melihat kelakuan dua anak itu.

"Kalian jadian Napa berantem Mulu pusing gua dengernya" ucap riji.

"Iya njrrr" balas Mako

"Dih ogah pacaran sama nih orang" jawab Elya dengan nunjuk jibal

"Gua juga ga mau kali,Lo itu bagaikan musuh gua" balas jibal

"Ah elah musuh musuh nanti juga suka" ucap selia

"Apakah akan jadi enemy to lover?" Tanya Mia dengan semangat.

"Oh! Iya bener tuh!" Jawab selia.

"Serah Lo pada lah" kesal jibal dan pergi dari sana.

"Pundung tu anak" ucap Mako

"El bujuk sana" titah selia

"Idih ngapain gue harus bujuk dia" jawab Elya sembari pergi juga dari sana

Setelah itu riji dkk pun berbincang kembali.

Apa yang akan terjadi kedepannya?

____________±_________________________

Oke guys segitu dulu aja,pikiranku lagi buntu hehe

Aku kepikiran buat cerita baru khusus ginchi tentang detective dan polisi ada yang mau ga?

Don't forget to coment and vote

Love u guys💗🤍

3 PILAR DAN PAWANGNYA.[END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang