Chapter 4

351 63 11
                                    

Pertemuan pertama berlangsung hampir satu jam, membicarakan kontrak dan segala macam hal

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Pertemuan pertama berlangsung hampir satu jam, membicarakan kontrak dan segala macam hal. Shen Yang bisa mendapatkan kontrak cukup besar itu tidak hanya karena dia memang sangat terampil. Tetapi karena salah satu senior di perusahaan lama sempat merekomendasikan lelaki itu. Kalau Shen Yang berhasil dengan iklan pertamanya, banyak pekerjaan selanjutnya akan datang dengan mudah.

Lelaki itu berjalan keluar dari pintu hall perusahaan tersebut dengan ekspresi senang dan lega. Dia akan langsung kembali ke studio, tetapi langkahnya terhenti saat ingat di mana dia berada.

"Kalau tidak salah, studio latihan Chen Shuo ada di sekitar sini," gumamnya.

Dia mengambil arah yang berlawanan sambil melihat maps, memastikan letak studio tersebut, katanya hanya sekitar sepuluh menit jalan kaki. Tidak lama kemudian, dia melihat sebuah studio dua lantai dengan nama yang sama yang Chen Shuo katakan.

"Ah, pasti yang itu."

Jam menunjukan pukul sebelas siang saat itu. Chen Shuo bilang dia akan berlatih pagi jadi seharusnya pemuda itu ada di dalam.

Seorang pria paruh baya menyapa Shen Yang saat baru masuk, "Selamat siang, ada yang bisa dibantu?"

Lelaki itu menunduk sedikit untuk melihat wajah pria itu sebelum menjawab, "Chen Shuo ada di dalam?"

"Oh? Masuklah. Dia dia ruangan pertama."

Shen Yang mengangguk dan berjalan kembali. Studio dance itu adalah dua lantai, tetapi sepertinya lantai dua tidak digunakan, terlihat sedang direnovasi atau semacamnya. Dia melewati lorong pendek dan sampai di depan lima ruangan. Ruangan satu dan lima berhadapan, sementara dua dan empat berjejer, mereka membentuk letter U.

Ketika sudah berdiri di depan ruangan pertama, Shen Yang hanya mendengar sedikit suara musik. Tempat yang memang dibangun khusus jadi suara musik yang begitu keras tidak akan bocor keluar. Begitu dia membuka pintu, seperti dugaannya, suara musik yang kencang langsung memenuhi telingat sampai dia sedikit terkejut sebentar karena tidak terbiasa.

Shen Yang tersenyum melihat Chen Shuo yang masih berlatih dengan fokus. Sama sekali tidak peduli sekitar bahkan sampai dia sudah duduk sekitar tiga menit, pemuda itu masih dengan tarian yang sama. Ada dua orang lain yang hendak pulang setelah istirahat sebentar, karena sudah waktu makan siang.

Chen Shuo baru berhenti saat sadar dua penari lainnya sudah pergi. Pemuda itu menoleh ke arah pintu dan terkejut melihat Shen Yang duduk di salah satu bangku panjang. Lelaki itu tersenyum dan melambaikan tangan begitu dia melihat.

"Yang-ge?" Chen Shuo bergumam, lalu segera bergegas untuk mematikan musik.

Pemuda itu setengah berlari, menghampiri Shen Yang dengan senyum lebar sekaligus bingung.

"Yang-ge kenapa di sini?"

Shen Yang menunjukan keluar sebentar sambil menjawab, "Aku ada sedikit pekerjaan tidak jauh dari studio. Aku ingat kau bilang berlatih di studio milik ayah Li Mingzhu, jadi aku mampir sebentar."

Sunshine Becomes You [COMPLETED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang