Tin..
Bunyi suara seperti alarm namun hanya sekali membuat mereka tersentak, lamunan merek seketika runtuh tergantikan hawa waspada.
Langkah kaki seseorang terdengar, kala itu bersahut-sahutan seolah lebih dari satu orang.
Solar menghadap kearah maripos, Ia mencengkram dagunya sangat kuat hingga terdengar sedikit bunyi 'kretek'
"Kau pasti tahu siapa mereka kan?" Solar menatap dingin seseorang di depan nya ini
Maripos menatap solar dengan pandangan rendahan, dengan santai nya ia malah tertawa yang terdengar menyeramkan
"Ahahaha....apakah tikus kecil ini takut? Umh?" Tanya nya dengan nada meremehkan kan, smirik nya bahkan terlihat jelas di wajahnya
Rimba kesal, dari tadi harga dirinya sebagai orang tertua terinjak-injak di sana karena gagal untuk melindungi adik kelas nya juga adiknya sendiri
Baru saja akan mendatangi maripos, tangan rimba di pegang seseorang. Membuatnya harus melihat kearah belakang
Betapa terkejutnya ia, pupil mata berwarna hijau zamrud itu bergetar seolah merasakan shock yang hampir luar biasa.
"Katakan padaku. Suara apa dan siapa itu!!" Gertak gempa, ia sudah muak merasa waspada akan sekitar nya
"Hahaha, kau ingin tahu bukan?"
"Maka....lihat lah sendiri"
Darr'd!!
Sebuah ledakan cukup besar terjadi, cukup untuk menghancurkan setengah dari kelas 10 mipa 1
"Hello mainan baru ku, I'm coming!!"
Suara itu, mereka sangat ingat. Setahu mereka orang itu sudah pergi saat ingin menyerang gempa
"......"
"T-tidak m-mungkin!" Sahut solar, tidak mungkin kan dirinya melihat ini?
Layla, atau maripos sebut Clara...punya kembaran?
Hening, semua sibuk dengan keterkejutan nya. Hingga, tak sadar sesuatu akan terjadi padanya
Jlebb!!
Suara itu, suara tusukan...
Spontan mereka menoleh namun yang mereka lihat hanyalah kabut yang menutupi lantai bawah seluruh bangunan ini"Arghh..."
Suara itu, mereka sepertinya mengenalinya. Itu...suara...
"B-bang liung...."
Beliung, abangnya Taufan. Menghentikan seseorang yang ingin membunuh adiknya menggunakan belati yang ia curi dari kantong jaket maripos
"Tidak ada siapapun...yang boleh menyakiti adikku. Walau seinci sedikitpun!"
Gertak nya, dengan cepat menggerakan belati itu ke dekat bagian ginjal lawan nya. Dan, sekali tusukan, itu tepat mengenai ginjal kirinya dan orang itu langsung meringis kesakitan
KAMU SEDANG MEMBACA
HC SCHOOL [END] [REVISI]
Mystery / Thriller『••~𝐇𝐂𝐒~••』 𝘎𝘦𝘮𝘱𝘢 𝘙𝘢𝘧𝘦𝘯𝘻𝘢, 𝘙𝘦𝘮𝘢𝘫𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘮𝘶𝘵𝘶𝘴𝘬𝘢𝘯 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘱𝘶𝘭𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘦 𝘬𝘢𝘮𝘱𝘶𝘯𝘨 𝘩𝘢𝘭𝘢𝘮𝘢𝘯𝘯𝘺𝘢 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘮𝘢𝘪𝘯 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘱𝘶𝘱𝘶 𝘥𝘢𝘯 𝘴𝘢𝘩𝘢𝘣𝘢𝘵 𝘯𝘺𝘢. 𝘕𝘢𝘮�...