Delapanbelas

640 70 15
                                    

wahh aku rajin up lagi yah haha





















vote and comment juseyoo



















selamat membaca












typo? mian
















kenapa ketikan ku banyak typonya?

Karna aku malas revisi hehe











DUAARRR





















"aku bahkan bertanya-tanya apa yang membuatmu tidak menyukai keberadaan ku,apa leeknow?".

mendengar itu, leeknow tiba-tiba menegakkan tubuhnya, leeknow menatap lekat wajah Peter yang sudah memerah

bahkan matanya pun sudah berkaca-kaca menahan tangis, leeknow menangkup wajah Peter dan mendaratkan beberapa kecupan

di kening,kedua mata,pipi, dan tentunya bibir yang menjadi candu bagi leeknow

"Peter dengarkan aku,aku tidak pernah membenci mu,aku tidak bermaksud seperti itu". ucap leeknow yang kini menarik Peter kedalam pelukan hangatnya

"lalu kenapa? kenapa kau tak pernah menganggap keberadaan ku?".

"aku tidak bermaksud seperti itu,Peter. maafkan aku ". leeknow mengeratkan pelukannya

"kalau begitu jelaskan padaku sekarang ".

leeknow terdiam beberapa saat, memikirkan haruskah ia menceritakannya pada Peter? dan mulai dari mana ia harus menceritakan nya?

"leeknow?".

leeknow tersadar dari lamunannya, menghela nafas lalu mengeratkan pelukannya pada Peter dan mulai menjelaskan alasannya

"baiklah akan ku ceritakan dari awal yah"

"umm".

"kau tau kan jika kita adalah sepupu yang baru saja bertemu saat aku masuk SMP dan kau saat itu masih SD?". tanya leeknow

"iya aku tau".

"saat itu aku sangat bahagia karna bisa bertemu dengan sepupu ku satu-satunya,bahkan jauh hari saat papa mengatakan jika kita akan pindah ke kota ini,itu sangat membuatku bahagia dan tidak sabar untuk bertemu denganmu"

Peter mendengarkan cerita leeknow dengan seksama,dengan keadaan keduanya yang masih berpelukan

"hingga hari itu tiba,kita bertemu tapi semua rasa bahagia ku untuk bertemu dengan sepupuku seketika hilang,yang aku rasakan hanya sakit".

Peter mendongak menatap Leeknow penuh tanda tanya,apa maksud dengan ucapan leeknow tadi?

"aku sakit saat tau jika aku menyukai sepupu ku pada pertemuan pertama kita,aku sakit saat mengetahui jika perasaan suka ini bukan perasaan suka terhadap adik,tapi lebih dari itu". leeknow menjeda ceritanya,dengan Peter yang masih setia memandangi wajah leeknow

"aku merasa sangat sakit saat menyadari fakta jika kau itu sepupu ku, fakta yang sangat menyakitkan jika kau adalah adikku".

mata Peter kembali berkaca-kaca mendengar cerita leeknow

"aku bahkan merasa sakit saat mengabaikan mu,tidak pernah tersenyum padamu,bahkan aku sering bermain dengan hyunjin tapi tidak denganmu, itu semua ku lakukan agar perasaan ku padamu bisa hilang tapi ternyata itu semua percuma,aku tidak bisa menghilangkan perasaan ku padamu".

"hingga saat papa dan mama meninggal saat aku masih kelas 8,dan ayah dan bunda membawaku ke rumah kalian, perasaan itu semakin sulit untuk di hilangkan,aku bahkan dapat melihat dengan jelas wajah sedih mu jika menatapku tapi aku mencoba tidak peduli, sampai akhirnya ayah dan bunda tahu tentang perasaan ku padamu, entahlah dari mana mereka tahu itu".

Peter terus mendengar,tidak memotong ucapan leeknow, menyandarkan kepalanya pada dada bidang leeknow

"saat itu ayah mengirimku ke jepang,dan untuk pertama kalinya aku mendekatimu dan memberimu gelang kesayangan ku,tapi ternyata bunda kecelakaan,dan aku baru bisa kembali saat seminggu kemudian, aku sampai di rumah dan langsung di suguhkan pemandangan hyunjin yang tergeletak di atas lantai dengan darah yang mengalir dari kepalanya ".

leeknow mendaratkan kecupan pada puncak kepala Peter dan mengeratkan pelukan mereka

"aku minta maaf jika saat itu aku membentakmu dan menyakiti hati mu, aku saat itu sangat panik dan menyebabkan aku tanpa sengaja membentakmu".

Peter hanya menjawabnya dengan anggukan kepala,Peter sedikit lega saat mendengar cerita leeknow

"hingga saat aku lulus SMP, ayah mengirimku ke Australia untuk melanjutkan pendidikan ku di sana,sesekali aku akan berkunjung kemari".

leeknow mengangkat wajah Peter untuk menatapnya

"dan setelah aku lulus SMA aku mengetahui fakta jika kita bukan sepupu,aku hanya anak angkat dari papa, aku hanya anak dari panti asuhan yang di adopsi oleh papa dan mama". leeknow tersenyum lebar menceritakan itu

"dan juga ayah mengatakan jika ia merestui ku untuk menjadi menantunya,itu sangat membuatku bahagia,tapi ayah menyuruhku untuk melanjutkan kuliah ku di Aussie, setelah lulus kuliah aku harus membantu ayah mengurus bisnisnya".

saat ini ekspresi wajah Peter sangat terkejut mendengar ucapan leeknow tadi
mereka bukan sepupu?BUKAN SEPUPU?AAAAAAA, rasanya Peter sangat ingin berteriak sekarang

"lalu tiba-tiba ayah menyuruhku kembali untuk menjaga mu yang sangat nakal,tentu saja ayah merestui ku untuk mendekatimu". ucap leeknow dengan senyum manisnya

chup

leeknow mengecup bibir Peter yang sedikit terbuka dan memberikan sedikit lumatan manja

"dan tentunya aku berani menyentuhmu Karna ayah tidak mempermasalahkan itu,jika aku yang melakukannya ayah tak masalah". ucap leeknow dengan senyum miringnya

seketika Peter memasang wajah julidnya dan mendaratkan pukulan pada bibir Leeknow yang asal berucap itu

"jadi kita bukan adik kakak?". tanya Peter memastikan

"iya tentu saja".

"pantas saja nama kalian sama,Lee min ho, aku dulu sangat heran kenapa nama mu dan paman Minho sama".

"itu karna lee min ho adalah namaku saat di panti dan papa mama tidak ingin mengganti namaku, jadilah papa menyarankan untuk memanggil ku dengan panggilan leeknow".

"woah aku terkejut mengetahui fakta itu".

"yah, aku pun sama,tapi aku lebih merasa bahagia,mengetahui fakta jika kita bukan sepupu". ucap leeknow

Peter memeluk Leeknow dengan erat,dengan bibir yang tersenyum manis

"jadi haruskah kita melanjutkan kegiatan kita yang tertunda?". ucap leeknow

"kegiatan?". tanya Peter

"yah". jawab leeknow dengan berbisik di telinga Peter, menjilatinya dengan sensual

"eemmmhhh leeknow". sialan suara itu lagi,kenapa Peter sangat mudah mengeluarkan suara itu

dan dengan nakalnya tangan leeknow sudah masuk ke dalam boxer Peter,mengelus pipi pantat Peter yang tembem itu

mari kita tinggalkan kegiatan mereka berdua, biarkan mereka melakukan apapun yang mereka inginkan




TBC

nahh udah terungkap kan alasannya

jangan lup ninggalin jejak yah


aku sengaja percepat alurnya biar booknya gak kepanjangan

Bodyguard | minsung |Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang