Part 25 | Keputusan Akhir

35 11 1
                                    

===== WARNING!!! =====

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

===== WARNING!!! =====

⛔ DILARANG KERAS MENJIPLAK CERITA INI UNTUK DIPUBLIKASIKAN ULANG DI TIKTOK, INSTAGRAM, YOUTUBE, ATAU PLATFORM LAINNYA! ⛔

==================================

Kugi dan Yugi pergi ke rumah sakit tempat Hoshe bekerja. Namun, setelah ditanyakan ke bagian registrasi, ternyata ia tidak masuk karena ada urusan keluarga.

"Pasti Vero lagi yang ngerencanain ini, Mas. Dia bener-bener nutup akses kita buat ketemu Kak Ais." keluh Kugi dengan wajah kesal.

Yugi diam saja. Ia mengambil kertas yang diberikan Kugi kemarin dari sakunya dan menghubungi nomor tertera. Dengan sabar, ia menunggu selama beberapa saat sebelum akhirnya panggilan itu tersambung.

"Halo. Apa saya bicara dengan Vero?" tanya Yugi to the point.

Vero terdengar tersenyum di seberang telepon. "Yugi, kan? Temui gue di Chronicles Café. Setengah jam lagi." katanya, kemudian memutuskan panggilan tersebut.

Yugi menatap Kugi. "Chronicles Café, setengah jam lagi."

Tanpa basa-basi, mereka bergegas meninggalkan rumah sakit dan menuju tempat yang ditunjuk Vero. Mereka sampai lima belas menit lebih awal, dan ternyata Vero juga sudah sampai di sana dengan hidangan yang tersedia di hadapannya.

"Hmm, kalian udah datang. Silakan duduk." Vero mempersilakan mereka duduk pada bangku yang ada di hadapannya. "Ah, maaf, aku pikir kalian datang setengah jam lagi karena aku mau makan siang dulu. Ternyata kalian datang lebih awal di luar dugaan."

"Di mana Kak Ais?" sela Kugi tanpa ingin basa-basi.

Dengan mengunyah makanan, Vero menatap keduanya. "Kalian nggak mau pesan makan dan minum dulu sebelum kita ngobrol?" tanyanya santai.

"Gue nggak suka basa-basi. Kasih tau gue di mana lo sembunyiin istri gue?" tanya Yugi yang juga tidak ingin basa-basi.

"Istrimu? Yang mana? Aisha atau Mala?" tanya Vero yang masih sibuk mengunyah, tetapi tatapannya lurus pada mereka.

Yugi menarik napas dalam. "Jangan bercanda sama gue. Gue sama sekali nggak kenal sama lo dan gue juga nggak tau siapa lo sebenernya. Jadi, jangan pancing amarah gue!" tegas Yugi.

Vero menikmati minumannya beberapa teguk. "Untuk apa mencari Aisha lagi?" tanyanya usai meletakkan minumannya kembali di meja.

"Dia istri gue. Gue berhak atas dia."

Vero menggumam pelan. "Gue udah kirim surat cerainya ke adek lo, dan gue juga udah bilang kalo Aisha nggak mau ketemu kalian lagi."

Yugi tersenyum tipis. "Terus lo pikir gue akan tandatangani surat itu begitu aja? Nggak akan! Gue nggak mau cerai sama Ais!"

Behind The Secret | MYG ✅️(TERBIT)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang