HAPPY READING!
❤️🔥JANGAN LUPA VOTE DAN KOMEN❤️🔥
💋KOMEN YANG BANYAKK💋
‼️NO SPOILER PLEASE‼️
Selamat bertemu dengan Fourich!🚩
========
BITTERSWEET RUINS
[ Bagian 28 | Tension and Fight ]
Luina turun dari motor Zirga dengan tatapan bingung. Pasalnya, suasana sekolah hari ini terlihat ramai, seolah ada berita panas yang baru muncul.
Seluruh mading yang terpasang di dinding, penuh akan siswa-siswi yang berkerumun dan saling bisik.
Awalnya, Luina menebak bahwa ini ada kaitannya dengan Raya yang dinobatkan menjadi Red Person. Tetapi melihat reaksi mereka yang terlihat kaget, cemas, dan gelisah, benar-benar tidak menunjukkan bahwa mereka senang.
Ini aneh.
Luina hampir beranjak mendekati mading, jika saja tangannya tidak ditahan oleh Regaska.
"Mau kemana, baby?"
"Kesana. Gue penasaran, ada apa sih, kok rame banget," jawab Luina terus terang.
Zirga, Ardanthe, Regaska, dan Alex, saling pandang menyiratkan sesuatu. Tanpa disadari oleh Luina, kepala Regaska menggeleng, pertanda jangan.
"Itu pasti soal Raya, Lui. Gak ada bedanya sama yang lo lihat kemarin di X," jawab Alex tak sepenuhnya berbohong.
"Iya, tapi lo lihat muka mereka. Kaya gimana gitu."
"Gimana emang, sayang?"
"Ck, ih lo mah!" Luina menyengit kesal mendengar nada Ardanthe. "Itu! Gimana ya jelasinnya. Kaya—"
"Udah, L," potong Zirga. "Mending kita ke kelas sekarang. Gara-gara lo yang ngajak nongkrong kemarin, PR gue belum lo kerjain."
Mata Luina membulat. "Hah? PR? Ada PR?"
Zirga berdehem seraya menarik Luina untuk mengikuti langkahnya.
"Zirga, beneran ada PR? Kok lo gak bilang sii..."
Melihat punggung kedua temannya itu mulai menjauh, Ardanthe, Alex, Regaska diam-diam bernapas lega. Ketiganya lalu berbalik menatap lurus ke arah kerumunan manusia di depan mading.
"Udah cukup sampai di sini. Cabut semua fotonya."
***
"Alena!"
Luina berlari mendekati perempuan yang tampak tegang setelah mendengar suaranya.
Zirga yang melangkah di belakang Luina, memilih untuk meletakkan tasnya di meja daripada ikut nimbrung. Dia lalu duduk di kursinya dengan senyum penuh arti yang ia sembunyikan kala melihat reaksi teman sekelasnya pada Luina.
"Len, hari ini ada PR, ya? PR-nya siapa? Gue belum nger—"
"Nih."
KAMU SEDANG MEMBACA
BITTERSWEET RUINS [ HIATUS ]
Novela Juvenil"You look so scared, baby. What's going on?" "Relax, L. We're not here to bite you." "Come on, Lui. You know there's nowhere to run, right?" "Lo takut, sayang?" *** Hidup Luina hancur dalam semalam. Ayah tirinya ditangkap karena menggelapkan triliun...
![BITTERSWEET RUINS [ HIATUS ]](https://img.wattpad.com/cover/370508211-64-k271214.jpg)