chapter 7

7 2 1
                                    

Enjoy to read!!
.
.
.

Setelah sekolah berakhir, Bagas mengambil sepatunya di rak sepatu. Memasang nya sambil menunggu Gifari. Tak lama kemudian, Gifari pun datang. mengambil sepatunya di rak, dan memakai untuk beberapa menit.

Bagas: udah, yok kita ke parkiran. Gua antar Lo pulang..

Ujar Bagas kemudian berjalan, sementara Gifari mengikuti nya dari belakang. Sesampainya di parkiran, Bagas memakai helm kemudian mengeluarkan motor nya dari tempat parkiran itu.

Gifari memakai helm yang di berikan oleh Bagas, kemudian duduk di jok motor.

Bagas: pegangan far, nanti Lo jatuh. Gua gak mau tanggung jawab.

Ujar Bagas

Gifari: buat apa pegangan? Emang harus banget ya pegangan? Pegangan sama siapa gua?

Ujar Gifari banyak tanya

Bagas mendesis kecil, dia pun menjawab

Bagas: pegangan sama mimpi. Ya pegangan sama gua lah!, gimana sih Lo?!..

Kata Bagas dengan nada sedikit tegas
Gifari sedikit mengerut kan keningnya.

Gifari: santai goblough. Najis gua pegangan sama Lo..

Ujarnya sedikit sinis.

Bagas: serah Lo dah.

Katanya, kemudian menjalankan kendaraan nya. Bagas mengantarkan Gifari pulang ke rumah nya, sesampai nya di rumah Gifari. Bagas pamit pulang

Bagas: gua pulang dulu ya, Lo jaga diri.

Gifari: di kira gua masih paud gak bisa jaga diri, Yaudah pulang Lo. Jijik gua liat muka Lo.

Ujarnya sedikit memutar bola matanya

Bagas: bacot, ntar Lo yang jadi bahan pelampiasan. Awas aja Lo ya.

Gifari: dih dih. Pulang binatang, hus Hus.

Bagas: ngusir anjir, di panggil binatang pula. Bye gua pulang

Gifari: bye tol.

Bagas melanjutkan perjalanan nya pulang ke rumah, sesampai nya di rumah nya. Dia memarkirkan motornya di belakang rumahnya(jangan tanya kok bisa :v). Setelah itu memasuki rumahnya

Bagas: Aku pulang.

Ujarnya sambil berjalan menuju kamar, dia mulai dari mandi, setelah itu memakai pakaian tidur. Malamnya saat makan malam, Bagas dan ibunya sedang makan. Kemudian Ibu nya Bagas mulai berbicara

Ibu, mama, bunda, ndung(gak tau): ngapain aja di rumah Gifari? Makan gak di sana? Orang tuanya ke mana? Ada gak di rumah?

Baga sedikit tersentak mendengar banyak pertanyaan, kemudian dia menjawab

Bagas: cuman buat Pr, makan, ortu nya pergi, gak ada di rumah..

Ujarnya sedikit panik(takut ketahuan).

Ibu Bagas: oh, pergi ke?

Ujarnya sedikit mengintimidasi

Bagas: ya.. aku gak tau, kata Gifari pergi.

Sampe sini dulu 360 kata wkwk

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Aug 18, 2024 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Happy With Another Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang