Annyeonghaseyo yeorobun 😁 i'm back 💃
Adakah yang masih penasaran sama kisah manusia setengah kucing ini ? Aigoo , aku kurang semangat buat lanjut book akhir-akhir ini entahlah mungkin karna book nya sepi 🙃 OKEHH UDAH DULU NGELUHNYA
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
>> Happy reading yeorobun <<
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
WARNING !!!
BAHASA TYPO BERTEBARAN , BAKU DAN TIDAK BAKU BERSATU
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
// Jungkook menangis meminta untuk kembali pulang , Jimin berusaha tegar . Walaupun sebenarnya ia juga ketakutan setengah mati , Setelah jimin membujuk jungkook akhirnya mereka memutuskan untuk melewati malam di dalam goa tersebut
// Jungkook tidur pulas dipangkuan jimin , tidak lupa sebelumnya mereka memakan buah-buahan yang dibawanya dari rumah , malam itu mereka tertidur berselimutkan dinginnya hutan
// Keesokan harinya jimin bangun dengan posisi masih terduduk sembari menopang kepala jungkook yang masih tertidur dipahanya itu.
// Setelah jungkook bangun dari tidurnya jimin mengajak jungkook untuk sarapan sisa buah-buahan pemberian orangtua jimin , Kini merekapun kembali berjalan ,Bukannya kedalam hutan melainkan masih didalam goa , karena kemarin mereka langsung masuk kedalam tanpa menghafal jalan , alhasil mereka tersesat di dalam goa itu
Jungkook. : Hyeong aku takut
( ucapnya sembari memeluk lengan jimin )
Jimin : Tidak usah takut , di depan sana pasti ada jalan keluar
( tuturnya menenangkan yang lebih muda , walaupun ia sendiripun tidak yakin dengan ucapannya sendiri )
Jungkook : Bagaimana jika monster semalam muncul kembali hyeong ?
Jimin : Tidak akan , monster itu tidak akan muat untuk masuk kedalam goa ini
Jungkook : Tapi disini juga menyeramkan hyeong , apa kita akan mati disini ?
( Jimin terdiam mendengar ucapan jungkook , Jujur saja ia juga berfikir demikian , Tapi disini jimin berperan sebagai kakak untuk jungkook , Bukankah sudah seharusnya ia menenangkan jungkook walaupun tidak ada yang tau kedepannya akan seperti apa )
Jimin : Jangan berbicara seperti itu , eomma dan appa sudah berjanji akan menyusul kita bukan ?
( Ucapannya lagi untuk kesekian kalinya mencoba meyakinkan jungkook )
Jungkook : Tapi mereka tidak tau kita berada dimana
( Jimin terdiam lagi untuk kesekian kalinya karena ucapan jungkook )
Jungkook : Kenapa orang-orang ingin menjadikan kita persembahan hyeong ? Apa kita sudah berbuat nakal pada dewa ? Lalu dewa marah pada kita ? Tapi aku anak baik , aku tidak nakal kan hyeong ?
// Jimin hanya mampu menganggukkan kepalanya sebagai jawaban atas perkataan jungkook , jujur saja jimin sangat bingun harus menjawab seperti apa , bahkan jimin pun masih tidak mengerti dengan keadaan mereka sekarang , Meskipun appa dan eomma park sudah menjelaskan apa yang terjadi , tetap saja itu cukup sulit dicerna bagi anak kecil seperti mereka
// Cukup dalam jimin dan jungkook masuk kedalam goa , namun jalan keluar tak kunjung mereka temui . Jangankan jalan keluar semburat cahaya matahari pun tak terlihat
// Tiba-tiba goa bergetar hebat membuat mereka sempoyongan kesana kemari , Tanah pijakan mereka tiba-tiba retak , terbuka menjadi lubang tanpa daratan di dalamnya dan menelan mereka hidup-hidup , Jimin sekuat tenaga memegangi lengan jungkook yang menangis kencang sembari menyebut namanya terus-menerus namun guncangan itu terlalu kuat untuk sangkutan kedua tangan mungil itu akhirnya terlepas
// Saat membuka mata jimin tengah meringkuk seorang diri dipinggir danau tepatnya dibawah pohon apel yang rindang dan berbuah lebat , ia mengerjapkan matanya beberapa kali , tempat yang menurutnya sangat asing ini terlihat indah nan segar
// Namun seketika ia teringat pada sahabat yang menjadi adiknya itu , ia mencari kesana kemari namun nihil , jimin tak kunjung menemukan keberadaan sahabatnya itu
// Jimin terduduk dipinggir danau yang tenang itu , menangis sejadi-jadinya , memukul-mukuli kepalanya sendiri karena tidak bisa menjaga sahabat yang sudah ia anggap sebagai adiknya itu , anak yang di titipkan oleh orangtuanya sebelum mereka pergi meninggalkan desa tempat mereka tinggal itu
// Jimin tidak tau dimana jungkook sekarang , masih teringat jelas saat jungkook meneriakkan namanya sembari berusaha tidak melepaskan tautan tangan mungil keduanya , ia juga ingat wajah sedih kedua orangtuanya , tidak jimin sangka ternyata hari itu adalah hari terakhir ia bersama kedua orangtuanya , hari terakhir ia dipeluk dan dicium orangtuanya serta terakhir memegang lengan jungkook
// Jimin yang seharusnya menjadi persembahan untuk dewa itu kini digantikan oleh kedua orangtuanya serta jungkook yang tidak tau ada dimana , entah masih hidup atau tidak , sekarang jimin sendirian hidup dalam kesepian dan kehampaan
Jimin : Maafkan aku eomma , appa aku tidak bisa menjaga jungkook , maafkan juga hyeongie nee jungkookie
( Monolognya dengan perasaan yang amat sangat berantakan hingga beberapa saat dalam gelap nan heningnya malam itu ia mendengar suara asing menyapa indera pendengarannya )
? : Kau siapa
.
.
.
.
.
.
.
>> FLASHBACK OFF <<
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
See you di bab selanjutnya yeorobun ,,, Annyeong
KAMU SEDANG MEMBACA
HYBRID (YOONMIN) ON GOING
RandomAku tau kita tidak sama tapi apakah salah jika aku hanya menginginkanmu ? ^jimin^ Mungkin itu terlihat Mustahil tapi aku akan berusaha walau akupun tidak tau akhirnya akan seperti apa ^yoongi^ ( jadi bagaimana akhirnya ? Mari kita saksikan bersama )...
