- 𝐻𝒶𝓅𝓅𝓎 𝑅𝑒𝒶𝒹𝒾𝓃𝑔 -
"...Iya, gue ngerti kok."
"Lo kenapa?" tanya Jendra, menatap aneh Gabriel yang terlihat sekali lesu nya.
"Gue... galau." Jawaban yang di berikan Gabriel itu malah membuat Jendra tertawa terbahak. "Di tolak adek gue, ya?" tanya nya di selingi tawa kecil.
"Bukan, sih. Tapi.. dia bilang, dia ga kepikiran buat pacaran," jelas Gabriel menelungkupkan kepala nya ke atas meja. Jendra terkikik geli, kemudian berubah menjadi senyum tipis. "Dia masih sedih sama kepergian papa.." ujar Jendra pelan.
Gabriel merespon dengan anggukan, "Gue tau kok. Makanya, gue ga maksa dia buat suka balik ke gue," gumamnya.
Bel pulang sekolah berbunyi. Para siswa berhamburan keluar kelas menuju parkiran, termasuk Keira.
Keira di jemput oleh Juan, tentu dengan mobil Keira. Mereka berdua menuju ke rumah sakit tempat Keira operasi mata waktu itu, untuk pemeriksaan.
Hanya 12 menit, mereka sampai di rumah sakit. Pemeriksaan nya pun tak lama. Keira di nyatakan dokter cocok dengan mata nya saat ini, tak ada keluhan atau masalah apapun. Sehingga gadis itu di perbolehkan langsung pulang.
Sampai di rumah, Keira langsung menuju kamarnya, sedangkan Juan berangkat ke tempat kerja paruh waktu nya.
Masalah toko kue mereka? Kini Naren dan Alana lah yang menjalankan itu. Kebetulan, jualan mereka hampir setiap hari habis, terkadang masih di cari lagi oleh masyarakat sekitar. Karena itu, Alana memilih berhenti dari pekerjaan nya sebagai pembantu rumah tangga.
Meski kini pemilik aslinya sudah tak ada, pelanggan masih tetap senang membeli, karena citra rasa nya tetap sama, di tambah dengan penjualnya yang ramah dan ganteng.
....
Kembali ke Keira saat ini. Gadis itu duduk di kursi balkon kecil kamarnya sembari menatap lurus pada langit. Pikiran nya melayang pada perkataan Gabriel di rooftop sekolah beberapa jam lalu.
Mengenai perasaan... ia tak yakin. Keira tak tau, kapan ia akan di kembalikan ke tubuh lamanya. Senyum miris terbit di wajah gadis itu. Merasa bodoh karena terlanjur nyaman dengan kehidupan nya di tubuh orang lain.
'Gue gatau.. bisa berapa lama lagi gue di sini,' katanya dalam hati. Gadis itu diam sejenak, kala nama di kehidupan sebelumnya kembali terdengar memanggil.
Keira memejamkan mata nya sejenak, lalu kembali membuka mata sembari menarik nafas nya panjang. "Gausah manggil gue berulang - ulang. Kasih tau aja, mau lo apa."
Sedetik.. dua detik.. tiga detik...
Tiba - tiba saja, pandangan Keira menggelap tanpa sebab yang jelas. Kepala nya sakit, bersamaan dengan kesadaran nya yang seakan di tarik pergi oleh entah apa.
"Kayla..."
"Kayla buka mata..."
Gadis itu mengernyit terusik, kemudian membuka matanya perlahan. Mengerjapkan mata nya pelan, sebelum akhirnya sadar sepenuhnya.
Kayla menatap sekeliling nya dengan cepat. Posisi nya berdiri, meski sebelumnya mata nya terpejam. Tempat nya saat ini terdapat banyak bunga, seperti taman bunga. "I-ini dimana?" gumam nya bertanya.
Puk.. Puk..
Sebuah tangan menepuk bahunya pelan. Kayla sontak berbalik dengan terkejut. "K-keira?!"
KAMU SEDANG MEMBACA
The Antagonist [ TERBIT ]
Science FictionRevisi di versi cetak. VERSI CETAK BISA PESAN DI SHOPEE GRASS MEDIA. 𝐒𝐢𝐧𝐨𝐩𝐬𝐢𝐬: Baru saja Kayla memaki tokoh antagonis dalam novel 'Fall in Love' yang ia baca, Kayla tak menyangka, setelah kecelakaan, ia malah terbangun sebagai Keira. Tokoh...
![The Antagonist [ TERBIT ]](https://img.wattpad.com/cover/369936562-64-k593275.jpg)