*YnPOV*
"Apa? putus?" liam berteriak ketika aku menjelaskan hubungan Ku dengan niall
"biasa saja liam" ucapku
"oh kau ini!! lalu kau suka dengan kakaknya? ada apa denganmu!" ucap liam
"aku juga tidak tau perasaanku aneh" aku meminum teh Ku
"terserahlah kau ini aneh" liam meninggalkanku
harry menyuruhku keluar rumah ketika aku keluar aku melihat harry membawa bunga dan beberapa balon
aku terkekeh dia ingin membuatku senang atau ingin mengadakan pesta ulang tahun?
"kau meremehkanku" ucap harry
aku menghampirinya dan mengambil bunganya "tidak aku tidak meremehkanmu"
aku merasa sesak nafas aku memegang dadaku
"bisa kau memanggilkan liam untuk mengambil obatku?" aku memohon pada harry
"liam? oh iya kakak mu baik sebentar" dia meninggalkanku masuk ke rumah dan memanggil liam
"astaga ini minum" liam memberikan Ku obat penghilang rasa sakit
"Sudah Ku katakan minum obatmu" liam memarahiku
"aku lupa maaf" ucapku
"dan kau jaga dia jangan keluar hingga larut" liam memberikan ceramah pada harry lalu masuk ke dalam rumah
*HarryPOV*
"kau tidak pernah bilang kalau mempunyai penyakit?" Tanyaku
aku dan dia duduk di depan rumahnya
"aku rasa kau tidak perlu tau" ucapnya
aku melihatnya dan memegang tangannya "kau percaya padaku kan? ceritakanlah" aku mengelus kepalanya
"aku memiliki kelainan jantung membuatku harus menunggu pendonor jika ada sumbatan di jantung ini" jelasnya
"semenjak itu kau bertemu niall?" tanyaku penasaran
"ya, dia membuatku semangat untuk melawan rasa sakit. mendukungku, menungguku ketika harus cuci darah. dia baik" dia menundukkan kepalanya
"lalu mengapa kau menyukaiku pria yang tidak memiliki pekerjaan tetap selalu menyusahkan orang hanya balapan saja" ucapku membuang muka
*YnPOV*
aku tersenyum lalu memegang tangan harry
"cinta tidak pernah melihat orang itu kaya, miskin. tua atau muda?.. walau banyak yang bilang akan menyusahkan hanya memiliki cinta. tapi aku percaya dan yakin jika kedua cinta itu bersama dan memulai dari nol bersama semua akan indah pada waktunya" ucapku
"aku memilihmu bukan karena kau siapa dan kau bagaimana. hatiku yang memilihmu. aku tidak perduli kau hanya pembalap... hanya orang yang tidak perduli orang lain. yang penting aku bersamamu itu Sudah lebih cukup" tambahku
harry menoleh ke arahku lalu memelukku dan mencium keningku
"aku mencintaimu" ucap harry mencium bibirku
NEXT?
ABSURD MODE ON
NDUTS-
