*YnPOV*
aku tebangun dengan semangat dan merasa lebih baik
*on the phone*
"kau Sudah bangun?" Tanya niall
"Sudah, ada apa?" Tanya balik
"bagus. aku akan ke rumah mu tunggu" jawabnya lalu mematikan telfon
aku bergegas Mandi dan kemudian menunggu niall di halaman depan
aku duduk sambil memainkan ponsel tidak lama niall datang
"mengapa menungguku di luar! nanti kau kedinginan" dia menarikku ke dalam pelukkannya
perutku terasa ada kupu-kupu terbang
"ya Sudah ayo masuk" aku menarik tangannya untuk masuk ke rumah
"aku seharian ini memiliki jadwal yang kosong jadi bisa seharian ini bersamamu" jelasnya
aku hanya tersenyum
"kau ingin minum apa?" tanyaku
"apa saja" jawabnya
aku ke dapur ingin mmbuatkannya teh. ketika sedang mengaduk tehnya kepalaku pusing
sial. Ku mohon jangan terjadi apa-apa aku sedang ingin bersamanya
aku menarik nafas panjang. ada tangan yang memelukku
aku menoleh "niall?"
dia memelukku dari belakang mencium leherku mengelus perutku
"apakah dokter juga memiliki otak mesum?" tangaku terkekeh
kemudian di melepaskan pelukkannya "menyebalkan"
aku tertawa sangat lepas karena ekspresi niall
"aku bercanda" aku mencubit pipinya
****
kami minum teh bersama di ruang TV sambil menonton minions
"nanti malam ada carnafal kau mau datang?" Tanya niall
"yap kalau itu bersamamu aku mau" jawabku
***
kami ke carnafal di pinggir kota
"NIALL ITU GULALI AKU MAU" aku berlali meninggalkan niall
*NiallPOV*
yn membeli gulali
"Sudah Ku bilang kau tidak boleh memakan gulali" aku merebutnya
"apa? tidaakk kau hanya mengatan tidak boleh memakan makanan berlemak" dia bertolak pinggang
"oh ya? ah Sudahlah sama saaja" aku membuang gulalinya ke tempat sampah
"huft makanan apa yang boleh untukku" dia cemberut
"sayuran dan buah itu sehat" aku memeluk yn
"ah itu tidak ada rasanya" protesnya
"jika aku yang menyuapimu pasti enak" aku mencium keningnya
kami bermain disini cukup lama hingga yn mendapatkan bonekanya
"yes. Sudah kuduga dokter semacam kau tidak mungkin bisa menembak tepat kesasaran" dia tekekeh
aku gagal menembak ke sasaran karena aku memang tidak berbakat di bidang ini
"tugasku membedah bukannya menembak" jelasku
dia melihatku "pantas ketika menembakku kau tidak romantis" ucapnya
aku menariknya.. memegang pipinya lalu mencium bibirnya sangat lama
"oke aku tidak romantis aku tidak akan menciummu seperti itu lagi" aku meninggalkannya
"niall tunggu" dia mengejarku
"apa?" aku berbalik badan
"kau kan bercanda"
aku terkekeh "aku juga bercanda aku mencintaimu yn" aku memegang kedua tangannya
dia tersenyum "aku lebih mencintaimu"
ada fireworks saat itu juga kami menikmati malam ini sangat bahagia bersama
----"
next?
WAKE UP
-NDUTS-
