---
Aku penasaran, apakah kamu terlalu bahagia,
Dalam pelukan cinta barumu yang hangat?
Apakah sudah tak ada lagi kesempatan untukku,
Yang dulu berharap kembali bersatu.Dulu kamu pernah berjanji,
Akan menerima aku kapan saja.
Namun waktu berlalu,
Dan janji mungkin tak lagi sama.Dalam diam aku bertanya-tanya,
Apakah hatimu masih menyimpan cinta lama?
Ataukah kini hatimu telah terikat,
Pada cinta baru yang penuh warna.Apakah senyummu lebih tulus bersamanya,
Apakah tawamu lebih riang di pelukannya?
Sedangkan aku terdiam dalam bayangan,
Mengikuti jejak langkahmu yang perlahan memudar dari ingatan.Setiap malam, dalam sepi yang menghantui,
Aku mencari jawaban di balik senyummu.
Apakah dengan dia, hatimu lebih tenteram?
Ataukah ada ruang kecil yang masih untukku?Andai waktu bisa kita putar kembali,
Mungkin aku bisa memperbaiki setiap kesalahan.
Namun, kenyataan tak seindah mimpi,
Hanya harapan yang tersisa dalam nestapa.Aku berharap kau temukan bahagia sejati,
Meski bukan bersamaku lagi.
Semoga senyum dan tawa itu,
Menjadi nyata di setiap langkah hidupmu.Dalam penyesalan yang menghantui,
Aku terjaga dalam sepi yang menyiksa.
Harapan untuk memperbaiki segalanya,
Menjadi asa yang tak pernah pudar.Waktu tak akan pernah kembali,
Namun penyesalan ini terus membayang.
Cinta yang terlambat kusadari,
Kini tinggal kenangan yang pedih.Malam-malam panjang terasa begitu dingin,
Tanpa hadirmu di sisiku, aku merasa hampa.
Kenangan indah kita kini hanya bayangan,
Yang menghantui setiap langkahku dalam kesendirian.---

KAMU SEDANG MEMBACA
Lukisan kecil kehidupan
Poetry--- Hanya puisi sederhana tentang kita. Atau bolehkah kusebut antara aku, kamu, dan dia? ---