---
Dulu aku mengusirmu pergi,
Dengan kata-kata tajam dan hati yang rapuh.
Kini kau temukan cinta lain,
Wanita yang mencintaimu dengan sepenuh jiwa.Kau memberinya bunga indah,
Yang tak pernah kau berikan padaku.
Melihat senyummu bersamanya,
Hati ini terasa hampa, namun bahagia.Kesedihan menyelimuti setiap sudut jiwaku,
Rindu menghantui malam yang sunyi.
Namun kebahagiaanmu adalah cahayaku,
Meski tak lagi bersamaku.Aku terdiam dalam bayangan,
Mengikuti jejak langkahmu yang menjauh.
Melihat cinta yang kini kau miliki,
Aku belajar menerima dengan hati yang pilu.Setiap malam aku terjaga,
Memikirkan senyummu yang tak lagi untukku.
Di balik senyum itu, adakah bayanganku,
Ataukah telah hilang ditelan cinta barumu?Dalam sepi yang menggigit,
Aku mencari jawaban atas rasa ini.
Apakah dengan dia kau temukan bahagia sejati,
Ataukah hatimu masih menyimpan jejak cinta kita?Waktu berlalu bagaikan angin,
Menerbangkan angan-angan yang pernah kita rajut.
Namun kenangan tak mudah pudar,
Menyisakan luka yang tak pernah sembuh.Aku berharap kau temukan bahagia sejati,
Meski bukan dalam pelukanku lagi.
Semoga dia bisa memberi apa yang tak bisa kuberikan,
Cinta yang tulus dan tak bertepi.Di setiap langkahku,
Aku membawa bayangmu dalam hatiku.
Meski tak lagi bersama,
Kau selalu menjadi bagian dari cerita hidupku.---

KAMU SEDANG MEMBACA
Lukisan kecil kehidupan
Poesía--- Hanya puisi sederhana tentang kita. Atau bolehkah kusebut antara aku, kamu, dan dia? ---