Bab 5

72 4 0
                                    

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Tuan putri ke-8
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

*Yetan dan kinkui

Kinkui dan yetan yang kehilangan Xiao Qin sangat panik dan mencoba mencari di mana pun, saat ini bahkan mereka sedang menelusuri hutan ya karena mereka pikir wanita yang membawa Xiao Qin pasti akan membawa nya ke hutan.

"Xiǎo Qin" teriak yetan mengema di penjuru hutan

"Yi'er menurut mu kemana dia membawa Xiao Qin kita sudah mencari kemana pun tapi tak keliatan sama sekali"

"Aku bahkan gak tau, XIAO QIN APA KAU DENGAR AKU KALAU DENGAR TERIAK LAH BALIKKKKK"

kinkui yang mendengar teriakan yetan langsung menutup telinga nya heyy bagaimana gak nutup telinga yetan teriak tepat di sebelahnya rasanya sakit telinga kinkui mendengar teriakkan itu.

"Ihhh telingaku berdengung setelah kau berteriak yetannn setidaknya teriak lah sedikit jauh dari ku" sambil memberi jarak beberapa langkah.

Yetan yang mendapatkan respon seperti itu hanya menyengir sambil menunjuk kan dua jari di samping kepala nya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
*

Posisi Xiao Qin

Saat ini Xiao Qin berjalan di sebuah desa yang ada di dekat biro penangkapan siluman, ya setelah Xiao Qin keluar dari biro penangkapan siluman ia berjalan-jalan seakan-akan melakukan nostalgia terhadap tempat itu.

Xiǎo Qin melihat ke kanan kiri terlihat tak ada perubahan sama sekali dari terakhir dia pernah datang ke desa itu tapi ada yang membedakan nya yaitu desa itu sangat damai dan aman, heyyyy bagaimana tidak damai kalau yang menjaga desa itu adalah mereka yang ada di biro penangkapan siluman. Entah kekaisaran mungkin juga ikut membantu.

Beberapa kali melihat ke kanan dan kiri sekarang mata miliknya tak sengaja melihat sebuah kipas yang begitu indah ia perlahan mendekati pedagang kipas itu lalu meraih kipas nya dan melihat lebih jelas lagi keindahan dari kipas itu,

"Sangat indah"

Gumaman itu terdengar Samar, "laoban, berapa harga nya" sambil menunjuk kan kipas yang ia pegang.

"Oh nona penglihatan anda benar-benar bagus, kipas itu hanya 5 tail keping perak saja"

Xiǎo Qin yang mendengarnya langsung meraih kantung uang yang ada di balik jubahnya namun sebelum ia memberikan nya dari arah belakang tubuhnya sebuah tangan seseorang terulur untuk memberikan uang pada pedagang itu.

Xiǎo Qin yang menyadarinya langsung berbalik dan melihat siapa yang melakukan nya sehingga saat berbalik jarak mereka sangat dekat ya sangat dekat bahkan salah satu tangan dari orang itu melingkar indah di pinggang ramping nya.

Sedangkan orang itu menatap Xiao Qin dengan dalam lalu berbicara, "kau suka?"

Xiǎo Qin yang mengetahui siapa dia dan mendengar kalimat yang di keluarkan orang itu langsung menunduk sambil melihat kipas nya lalu berkata,

"Zhu Yan" lalu mendongakkan kepalanya untuk melihat wajah orang yang ada di depan nya ini.

Seakan-akan dunia berhenti hanya untuk mereka bahkan posisi mereka belum berubah sama sekali.

Tersenyum itu lah yang bisa di lakukan pria itu pada Xiao Qin, beberapa menit kemudian Xiao Qin sadar lalu sedikit membuat jarak pada pria itu. Dan memasang wajah seperti semula.

Tuan Putri ke-8 kekaisaran Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang