Bab 3

234 11 0
                                    

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Tuan Putri ke-8 kekaisaran
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

*Wilayah kekaisaran Tianqi, kediaman Ibu  Ratu

Pagi hari nya terlihat seorang wanita sedang memandang ke luar jendela kamar milik nya.....

"Salam ibu ratu" seorang pelayan menyapa nya

Wanita yang di panggil ibu ratu itu membalikkan tubuhnya menghadap ke pelayan itu,

"Ada apa?" Ucap nya dengan tegas

"Saya di perintahkan oleh pangeran untuk memberitahu pada anda bahwa anda di minta untuk datang ke pertemuan yang telah di adakan di wilayah barat"

Ibu ratu memandang terus ke arah pelayan itu lalu berkata,

"Kata kan aku akan hadir"

Pelayan yang mendengar jawaban dari ibu ratu langsung membungkuk lalu meninggalkan ibu ratu sendirian.

Sedangkan ibu ratu mulai berjalan menuju ke arah lemari yang tak jauh dari tempat ia berdiri dan membuka salah satu laci yang ada di lemari itu.

Setelah membuka nya terlihat lah sebuah pedang yang sangat indah terletak sangat rapi di tempatnya, ibu ratu memandang pedang itu dengan tatapan sendu dan rindu,

"Anak ku di mana kamu" gumam nya lalu menutup kembali lemari itu dan bersiap-siap untuk pergi ke acara perjamuan yang telah di adakan.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
*Kota Xue Yue

Keramaian selalu ada di kota Xue Yue, banyak pedagang yang menjajakan dagangan nya sambil berteriak-teriak untuk menarik minat dari para bangsawan ataupun orang orang dari kota lain yang datang, di sisi lain terlihat 3 wanita berjalan bersama sama untuk melihat-lihat kota Xue Yue

"Wahhhh ramai juga nih kota" ucap salah satu dari mereka sambil melihat ke kanan kiri, depan bahkan beberapa kali berhenti di beberapa pedagang yang ada di kota itu.

"Yetan, lebih baik kau diam dari tadi kau selalu lari sana sini, bahkan membeli barang yang tidak berguna" sambil melipat tangan dan berjalan santai

"Haiyaaa Xiǎo Qin selagi kita ada di sini ayolahhh kita bersenang-senang" berkata dengan semangat yang tak pernah luntur

Tuk (anggap suara ketukan kipas yang mengenai kepala)

"Aduh, apa sih sakit tau" sambil mengelus-elus kepala nya yang terkena ketukan kipas dari Xiǎo Qin

Sedangkan Xiao Qin dia hanya melirik saja lalu berjalan kembali dengan santainya sambil mengunakan kipas nya, kinkui yang ada di samping Xiao Qin hanya menggelengkan kepalanya saja melihat tingkah mereka.

Beberapa menit mereka berjalan, melihat-lihat kota Xue Yue sekarang mereka ada di depan kedai di mana orang-orang akan menghabiskan uang mereka di dalam kedai itu untuk bersenang-senang atau pun sekedar melepas pikiran lelah mereka dengan cara minum arak dan menyewa beberapa untuk menjadi teman minum atau yang lain nya.

"Apa kau yakin kita akan masuk ke sana" kinkui sambil menunjuk kedai minum arak

Yetan dan Xiao Qin yang mendengar kalimat itu, mereka secara bersamaan menganggukkan kepala mereka lalu berjalan dengan santai memasuki kedai arak itu.

Tuan Putri ke-8 kekaisaran Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang