Hari ini Yoko membawa mobil sendiri ke kampus, ayah nya sudah memberi izin meski awalnya pria paruh baya itu menolak, namun karna bujukan dari Yoko akhirnya dia menyetujuinya.
Gadis itu membawa mobil nya dengan santai sambil menggunakan earphone di telinga nya. Dan tak lama dia pun sampai yg mana langsung memarkirkan mobil nya.
Dia berjalan menuju kelas dan tak sengaja berpapasan dengan Sohwi.
"Hai Sohwi"sapa Yoko riang
Sohwi tersenyum. "Hai juga Yoko" sahut nya
"Kamu baru dateng?" Tanya Yoko
"Iya nih"jawab nya
"Yuk bareng"ajak Yoko
Sohwi mengangguk sambil tersenyum manis.
"Iya ayok."
Mereka berjalan bersamaan sambil mengobrol hingga sampai ke dalam kelas.
Teman-teman nya yg melihat mereka datang secara bersama dibuat bertanya-tanya sambil melirik bergantian.
Yoko duduk di kursi nya begitu pun dengan Sohwi. Nink langsung menghampiri ke arah meja Yoko.
"Cie yg dateng nya bareng"ucap nya berbisik
Gadis itu memutar mata malas.
"Udah jadian ya?" Tanya From juga yg baru menghampiri ke arah meja nya
"Ngaco" sahut nya kesal
Tak lama dosen mereka datang.
Bel istirahat berbunyi.
"Sohwi kamu ke kantin gak?" Tanya From
"Enggak deh kayak nya, aku ada urusan"
"Oh gitu. Yuk kita ke kantin, aku laper"ajak Nink
.
.
Mereka mengangguk dan keluar dari kelas menuju kantin. Kini Yoko dan teman-teman sudah duduk di kursi masing-masing.
"Yo kamu berhutang penjelasan sama kita"ucap From
"Penjelasan apa?"
"Itu yg kamu bareng sama Sohwi, kok bisa?"
Yoko menghela nafas.
"Kita cuman gak sengaja ketemu di lorong kampus tadi, jadi ya udah bareng aja gak ada salahnya kan?"
Mata mereka memicing menatap curiga.
"Beneran cuman gitu doang?"
"Terserah kalian mau percaya apa enggak"
Disaat sedang mengobrol, ponsel Yoko bergetar pertanda ada pesan masuk. Dia mengambil nya dari saku celana dan melihat ternyata itu adalah pesan dari Faye.
"Aku mau ngomong sama kamu, aku tunggu di roftop sekarang!"
Yoko menghiraukan, dia memasukkan kembali ponsel nya ke dalam saku celana dan melanjutkan kembali dengan makanan nya.
Faye yg melihat kalau Yoko tidak ada pergerakan sedikit pun dibuat kesal. Dia mengirim pesan lagi untuk Yoko.
"Kalau kamu gak mau, aku bakal samperin ke meja kamu"
Gadis itu membuka ponsel nya dan membaca pesan dari Faye. Dia menarik nafas kasar kemudian langsung beranjak dari tempat duduk nya.
Faye tersenyum penuh kemenangan ketika melihat Yoko yg sudah keluar dari kantin. Dengan cepat dia juga keluar mengikuti Yoko berjalan ke arah roftop.
Mereka sampai di sana secara bersamaan, Yoko menyilang tangan di dada dengan malas menatap ke arah Faye.
"Mau ngomong apa lagi kak?"
