Yoko saat ini sedang berada di kampus. Wanita mungil itu terlihat lagi duduk di kursi taman belakang sambil membaca novel di tangan nya.
"Hai boleh duduk?"
Yoko menoleh ke asal suara dan mengangguk sambil tersenyum.
"Duduk aja"
Orang itu pun langsung duduk di sebelah Yoko.
"Lagi baca apa?"
"Ini aku lagi baca novel, bagus banget cerita nya" jawab Yoko sambil menunjukkan novel di tangan nya
"Oh ya? Cerita tentang apa emang?" Tanya nya
"Cinta seseorang yg di pendam sendiri, karena takut untuk mengungkapkan nya"
Yoko menutup novel yg ia baca, kemudian melihat ke sebelahnya dengan bingung karena orang itu seperti sedang memikirkan sesuatu.
"Sohwi kamu kenapa?"
"Gak apa-apa kok"jawab nya tersenyum tipis
"Jangan bilang kalau kamu lagi sama kayak di cerita novel yg aku baca ini?" Tanya Yoko sedikit terkekeh
Sohwi menatap serius ke arah Yoko.
"Kamu pernah suka sama seseorang gak sih Yo?"
Alis Yoko berkerut mendengarnya.
"Ya pasti pernah lah, kenapa emangnya?"
"Apa yg kamu lakuin ketika kamu sedang menyukai seseorang?"
"Aku akan mengejarnya sampai aku mendapatkan nya"jawab Yoko tertawa kecil
"Apa kamu akan mengungkapkan perasaan mu?"
"Kenapa tidak?"
"Kalau di tolak bagaimana?"
Yoko meletakkan novel nya di atas paha. Dia menatap lurus ke depan.
"Masalah di terima atau enggak nya itu urusan belakangan, yg terpenting kita sudah mengungkapkan nya"
Sohwi menatap dalam ke arah Yoko.
"Yoko boleh aku nanya sesuatu?"
Yoko mengangguk.
"Tanya aja"
"Apa kamu sudah punya kekasih?"
Gadis itu sempat terdiam mendengarnya.
"Aku-"
"Yoko"
Ucapan Yoko terhenti ketika ada yg memanggil nama nya. Mereka berdua menghadap belakang, melihat ke orang yg sedang berjalan ke arah mereka.
"Yoko aku duluan ya" ucap Sohwi yg langsung pergi
Gadis itu hanya mengangguk.
"Sayang aku cariin kamu kemana-mana ternyata kamu disini berduaan sama si sawi"ucapnya kesal
Yoko tersenyum melihat wajah kesal Faye, dia menarik tangan Faye agar duduk di sampingnya.
"Dia yg nyamperin aku kak"
Faye memeluk tubuh Yoko dari samping.
"Aku gak suka ngeliat kamu deket-deket sama dia"
"Yaudah maaf ya"ucap Yoko mengusap kepala Faye
Faye mengangguk.
"Kamu udah sarapan?"
"Belum"
"Mau ke kantin gak?"
"Enggak"
"Loh kenapa? Kamu gak laper?" Tanya Yoko lagi
"Aku laper tapi aku gak mau makan di kantin"sahutnya membuat Yoko bingung
