2

56 9 1
                                        

Hari telah berganti, tak terasa pertemuan Jennie dan Taehyung sudah lewat satu minggu.

Kini suasana kelas yang tenang, hanya suara jarum jam yang terdengar. Jennie duduk di pojok kelas, diam sambil memainkan ponsel miliknya.

Sena selaku teman sebangku Jennie sibuk berbicara dengan teman-teman kelasnya untuk membicarakan gosip terbaru. Tiba-tiba pintu kelas terbuka dengan keras.

Di depan pintu itu terlihat seorang pria yang akhir akhir ini selalu menjadi sorotan publik. Pria tersebut melangkahkan kakinya dengan santai, tapi penuh percaya diri. "Jennie!"

Semua kepala siswa siswi dikelas itu serentak menoleh kearah pintu. Beberapa dari mereka langsung berbisik-bisik dengan wajah terkejut.

"Itu Taehyung, kan?!" Tanya Anna selaku ketua kelas pada Sena. Sena yang melihat itupun bingung, kenapa pria itu memanggil nama sahabatnya?

Jennie yang tadinya fokus terhadap ponselnya kini langsung mendongak, matanya sedikit melebar. Taehyung berjalan mendekatinya tanpa memperhatikan kericuhan yang terjadi di sekitarnya.

"Kau? Apa yang kau lakukan disini?" Tanya Jennie ketika sosok Taehyung sudah berdiri di depannya.

Taehyung menampilkan senyuman tengil miliknya. "Aku hanya ingin melihat mu" Ucapnya dengan santai, yang kembali membuat kericuhan di kelasnya.

Jennie tercengang, menatap bingung pria di depannya. Apa maksud dari perkataan Taehyung. "Melihatku?"

Taehyung mengangguk. "Dari pagi aku tidak melihatmu, karena itu aku memilih untuk mencari tau dimana keberadaan mu"

Semenjak seminggu ini setelah pertemuan mereka, Taehyung memang kerap kali memperhatikan Jennie. Menurutnya, Jennie memiliki gaya tarik tersendiri untuknya.

Jennie terdiam sejenak, kemudian tatapan matanya tak sengaja melihat kearah Sena. Gadis itu juga sedang menatapnya, dan seperti sedang meminta penjelasan.

"Aku hanya malas keluar kelas, Taehyung" Ujarnya yang sedikit menunduk karena tak ingin matanya kembali bertemu dengan Sena.

Taehyung mengerti kemudian tersenyum kecil mendengar Jennie yang memanggil namanya. "Baiklah, aku akan pergi!"

Taehyung berbalik dan melambaikan tangannya dengan santai sebelum keluar kelas. Begitu pintu tertutup seluruh siswi di kelas langsung berteriak histeris.

Sena dan beberapa temannya tadi langsung mendekatkan diri ke arah Jennie. "Jennie jelaskan padaku!" Sena menatap tajam kedua bola mata Jennie.

"Tidak ada yang harus dijelaskan, Sena" Ujarnya dengan membuang arah matanya agar tidak bertatap dengan siapapun. Jennie berniat ingin mengambil kembali ponsel miliknya, namun dengan sigap Sena merebutnya.

"Sena, tolong kembalikan ponselku" Nada lirih terdengar dari mulutnya.

"Jelaskan dulu padaku!" Mendengar itu Jennie hanya menghela nafasnya.

Batinnya berkata. "Karena Taehyung aku harus menjadi pusat perhatian seperti ini!"

💖

Suasana riuh terdengar ketika bel pulang sekolah berbunyi. Murid-murid berhamburan keluar dari kelas, bercanda, dan terburu-buru menuju pintu gerbang sekolah. Namun, di dalam kelas yang mulai sepi, Jennie dan Sena masih sibuk membereskan barang-barang mereka di meja masing-masing.

"Jen, ingat ya. Kau masih punya hutang cerita padaku!" Ujar Sena saat sedang memasukkan bukunya kedalam tas.

Jennie terdiam, menghentikan aktifitas nya. Dirinya kembali teringat saat Taehyung menghampiri nya dan membuat kelas menjadi ricuh.

WHO'S JENNIERA? Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang