"Long time no see Indonesia!"
Casi melangkah dengan ragu keluar dari pintu bandara kedatangan Internasional, dalam hatinya dia sangat merindukan sosok yang selama ini selalu dia mimpikan.
...
Bagaimana rasanya setelah berpisah selama 4 tahun dan ber...
Casi melangkah memasuki sebuah rumah dengan tangan yang di genggam Daffa. Rumah ini tidak terlalu besar tapi lokasinya bagus di daerah Jakarta Selatan, ini merupakan hadiah pernikahan dari orang tua Daffa.
Iya mereka berdua sedang merencakan persiapan pernikahan mereka yang rencananya akan di gelar 6 bulan lagi.
"Bagus banget Daf rumahnya"
"Iyakan, ini baru di renov Mami"
"Loh terus kok di kasihin ke kita?"
"Bukan ke kita tapi ke kamu, kamu gak liat akta rumah ini atas nama siapa sekarang"
Casi terkekeh, entah mengapa sikap ibu Daffa berubah drastis padanya. Yang tadinya benar-benar benci, sekarang malah sangat perhatian sampai rumah ini di berikan untuknya.
"Bingung aku, kok bisa-bisanya dia kasih rumah ini bukan ke anak kandungnya"
"Si tiba-tiba dapet rumah deh seneng kan kamu"
"Awas aja gak jadi nikah setelah dapet rumah ini"
Casi menghela nafas. "Lo propose gue aja belum!" Ucapnya pelan menghiraukan ocehan Daffa dengan melihat ke sekeliling, di belakang rumah terdapat taman yang lumayan luas dengan kolam renang dan ayunan yang tergantung di pohon.
"Suka?" Bisik Daffa, dia menyusupkan tangannya di pinggang Casi dan memeluknya dari belakang.
"Emm" jujur Casi sambil mengangguk.
"Ada yang mau di ubah?"
"Engga, ini udah bagus, paling nanti kita beli furniture baru aja, rumah ini kosong banget"
"Mami sengaja bikin rumah ini kosong biar kamu isi sesuai dengan yang kamu mau"
Sudah 3 bulan setelah restu mereka dapatkan dan pembicaraan serius bersama orang tua Daffa adalah menikah tapi pria itu sendiripun bahkan belum pernah melamarnya secara resmi.
"Tunggu bentar, ada yang ketinggalan di mobil" ujar Daffa melepas pelukannya.
Casi melanjutkan melihat-lihat, setelah puas dia masuk ke dalam mencari kekasihnya.
"Daf?" Ujarnya membuka pintu. "O-oooow my God!"
Casi melihat Daffa yang tertutupi oleh buket bunga besar. "A-apa ini?"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Daffa membalikan badannya dan memperlihatkan wajahnya, senyum besar menghiasi wajahnya.
"Casi .."
"Don't.. please" ujar Casi memotong ucapan Daffa, maksud Casi adalah jangan berlutut untuk meminta menikahinya, itu hal yang membuat Casi geli.