Author POV
Daffa bersandar di tembok dekat pintu kamar sang ibu, tatapannya kosong. Operasi sang ayah berjalan lancar, hasil EEG pun tidak ada yang harus di khawatirkan, sekarang sang ayah berada di ICU sedangkan sang ibu di kamar perawatan.
Casi berjalan menghampiri tapi Daffa sama sekali tidak menyadarinya, saat dia sudah sampai di depan Daffa barulah pria itu mendongkak dan terkejut saat melihat Casi di hadapannya.
"Hug?"
Daffa menundukan dan menyandarkan kepalanya pada bahu Casi lalu menangis, tubuhnya yang sedari tadi tegang mendadak relax dan memunculkan emosi yang sedari tadi di tahannya.
"Everything will be alright" Casi memeluknya.
"Thank.. you .. hiks" ujar Daffa di sela isakannya.
Entah bagaimana dia mengungkapkan rasa terima kasih karena telah menyelamatkan kedua orang tuanya padahal mereka telah menyakiti hati Casi.
Daffa yang belum bercerita pada Casi tentang restu orang tuanya tentu saja kekasihnya itu masih menganggap orang tua Daffa apa lagi sang ibu masih membencinya.
Sedari dulu Daffa tahu bahwa Casi adalah orang baik, salah satu lah yang membuatnya jatuh cinta. Meskipun dari luar terlihat jutek dan galak tapi she has a pure heart.
"Thank .. you.." Daffa memeluk Casi lebih erat. "Thank you .."
Casi menepuk-nepuk punggung prianya yang tumbang oleh kesedihan. "It's okay, it's okay, everything will be fine"
...
Setelah kejadian itu esoknya Casi di panggil oleh direktur rumah sakit dan di minta untuk membantu menangani daerah gempa bumi yang memakan banyak korban selama 2 minggu.
Mau tidak mau Casi harus pergi, dia sudah berbicara dengan Daffa karena akan berangkat sore ini juga.
"I am sorry, I can't be here for you"
"It's okay, kondisi mereka berdua mulai membaik"
Casi memeluk Daffa. "I am sorry"
"Kamu di sana jangan terlewat makan dan jangan memaksakan diri, always around Arka, I'm worried"
"Tidak akan terjadi apa-apa padaku, kamu fokus sama orang tuamu dulu aja"
"Promise?"
Casi mengangguk, dari rumah sakitnya di kirim 3 dokter dan 5 perawat. Daffa sedikit lega karena Arka masuk ke dalam list itu.
...
Selama dua minggu Daffa mendampingi orang tuanya, sang ibu hari ini keluar dari rumah sakit dan tinggal berobat jalan sedangkan sang ayah di pindahkan ke ruang perawatan biasa karena kondisinya sudah stabil dan sadar.
"Mami harus pulang, biar ayah sama Daffa di sini" ujar Daffa, dia baru masuk ke ruangan sang ayah dan melihat ibunya belum juga pulang.
Di ruangan itu pun ada beberapa keluarga yang lain.
"Nak, Mami dengar Casi sedang dinas luar?"
Daffa mengecek beberapa alat yang di pasang di tubuh sang ayah. "Iya, dua minggu yang lalu harusnya hari ini atau besok pulang"
Sang ibu mengangguk.
"Kenapa? Mami gak mau ketemu Casi?" Seperti biasa Daffa si anak nyolot bertanya pada ibunya.
"Nak, Mami sudah tahu apa yang di lakukan Casi pada saat malam kecelakaan itu, Mami hanya mau berterima kasih"
Akhirnya Daffa duduk di sofa, sang ayah ikut mendengarkan. "Mami sadar saat itu?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Mi Amor 🤍 [END]
Romansa"Long time no see Indonesia!" Casi melangkah dengan ragu keluar dari pintu bandara kedatangan Internasional, dalam hatinya dia sangat merindukan sosok yang selama ini selalu dia mimpikan. ... Bagaimana rasanya setelah berpisah selama 4 tahun dan ber...
![Mi Amor 🤍 [END]](https://img.wattpad.com/cover/251405548-64-k28268.jpg)