Dokter selesai memeriksa denyut jantung Rami. Dia lalu memasang alat lagi untuk melihat paru-paru Rami apa bermasalah?
" Sepertinya ada di paru-paru. Sebaiknya anda ke rumah sakit tuan agar bisa saya periksa dengan alat yang lebih dari ini untuk memastikannya."
Asisten keluarga merapatkan tangan, berdiri di belakang dokter.
" Apa lebih parah dari sebelumnya?" Tanya Rami sambil berdiri dari tidur. Mengancing bajunya.
" Sejauh ini tidak. Namun anda harus minum air banyak dan mengurangkan minuman manis-manis. Jika anda khawatir, tuan bisa datang ke rumah sakit menemui saya dan tidak perlu menunggu lama. Hanya katakan saja jika tuan pasien pribadi saya." Jelas dokter sambil membereskan barang-barangnya masuk ke dalam tas lagi.
" Bagaimana tuan muda?" Tanya asisten keluarga.
" Kayaknya nanti aja. Aku ada hal yang harus di selesaikan sekarang."
" Benar-benar tidak apa tuan?"
" It's okay. Aku masih bisa beraktifitas."
" Baiklah tuan."
Rami berdiri. Dia berlalu ke ruang ganti pakaian sambil menekan-nekan dadanya.
" Semoga gak parah~" Ucapnya sambil melepas baju untuk berkemas sekarang karena dia mau ke rumah Ruka. Kumpul disana. Nungguin perkembangan Rora gimana. Yang pasti, itu orang udah sampai Jepang sejak jam 3 malam.
" Hallo sayang?"
" Kamu masih lama?"
" Gak. Ini mau berangkat. Tunggu ya. Aku on the way sekarang."
" Iya sayang aku."
Selesai telpon Ahyeon, Rami berlalu keluar kamar. Dia pakai celana pendek, kaos polo terus topi.
Pergilah itu cowok buat jemput pacarnya. Dia juga telpon Ruka, nanya, apa Pharita mau di sekalian di jemput?
Katanya gak usah. Pharita agak telat datang. Dia mau ke paketan kirim lukisannya yang laku terjual.
Ntahlah itu anak ada aja emang. Lukisannya malah di jual semua sama dia. Uang dia udah banyak!
" Wajar gak sih gue minta jajan sama lo?" Tanya Ahyeon bikin Pharita tersenyum lebar sambil buka mulut buat makan pasta nya lagi.
" Enak sayang?" Tanya Rami.
" Enak kan gratis." Jawab Ahyeon bikin Ruka terkekeh sambil gigit pasta nya.
" Sayang gak makan?"
" Gak. Aku di suruh gak boleh makan sembarangan dulu."
" Ahh... Rami mau apa? Yang boleh kamu makan apa?" Tanya Pharita.
" Minum air sama makan nasi pakai sayur." Jawab Rami bikin Pharita menyodorkan hpnya pada Ruka untuk pesan gofood biar Rami ikut makan.
" Ada sayur jagung!" Kata Ruka.
" Pesan apa aja biar aku yang bayar." Kata Pharita.
" Aku! Aku mau lobster!!" Timpal Ahyeon.
" Ya! Lo udah habis 3 paket pasta!!" Kesal Pharita menyenggol Ahyeon di sebelahnya.
" Lo nawarin! Gue mau! Masih lapar!"
Pharita jadi gak nafsu makan. Si Ahyeon kampret bat emang! Salah banget dia ngomong makanan.
" Udah aku pesan." Kata Ruka sambil nunjukin bill nya ke Pharita yang nganga lebar.
" Wee Ahyeon!! Makanan lo doang setengah harga!!" Omel Pharita yang langsung meletakkan sumpit di piring kemudian dia cekek Ahyeon yang nguyah, pipi penuh pasta.
KAMU SEDANG MEMBACA
Triple R ✔️
FanfictionIni hanya kisah percintaan 3 remaja dengan story love nya masing-masing Cast : Rami Rora Ruka - Pharita Ahyeon Chiquita Asa - Jennie Ella Rose Jisoo Lisa Gawon Sullyoon
