45

823 148 40
                                        

Motor datang. Rora nganterin Chiquita balik ke rumah sekitar jam 8 malam sesuai janji.

Kebetulan saat itu, Papa Chiki ada di rumah. Dia melirik lewat jendela Chiquita yang melambai saat Rora pergi untuk pulang.

" Aku pulang~"

" Sayang." Panggil Mama.

Chiquita jalan ke ruang tamu perihal panggilan. Tumben. Biasanya dia akan langsung ke kamar karena ortunya hanya sibuk membaca koran atau tidak mengurus pekerjaan.

" Tadi, nenek kamu telpon."

" Nenek?"

" Iyaa. Dia bilang, ada seseorang yang melamar ke rumah."

Chiquita terdiam. Dia gak berkutik disana.

" Maksudnya Ma?"

" Maksudnya, setelah urusan sekolah selesai, kamu langsung pulang ke Thailand, tinggal bersama nenek dan sepupu kamu yang lain. Sambil....jalan perjodohan kamu dengan pria pilihan Papa." Jelas Papa buat Chiquita yang menarik nafas untuk mengeluh.

" Pa, aku kan udah punya-"

" Apa kamu berfikir kehidupan saat nikah sebahagia itu saat pacaran? Dain sama sekali tidak memiliki masa depan cerah denganmu."

" Papa kok ngomong gitu?"

" Papa pernah muda sayang. Turun temurun, keluarga kita masih kental yang namanya perjodohan agar keturunan baik dengan garis ramalan suku kita."

Chiquita nunduk. Dia gak berani melawan perihal cewek ini dari kecil dah di ajarkan secara baik dan lembut oleh orang tuanya.

" Semua keinginan kamu dari kecil sampai sekarang Papa turuti. Jadi sekarang gantian memintanya. Bisa Chiquita? Ini demi kebaikan kamu juga. Cinta gak selamanya membuat kamu bahagia. Apalagi saat menikah nanti. Pilihan hidup itu sampai mati."

" Tapi aku gak cinta sama pasangan yang lain."

" Berjalannya waktu, kamu akan mempelajari calon suamimu bahkan setelah menikah. Cinta bisa tumbuh kapan saja sayang." Jelas sang Mama membuat Chiquita lemas sudah.

" Papa akan menelpon kakakmu disana agar dia tau kamu akan pulang ke rumah nenek."

Gak bisaaaa! Mau gimana? Chiquita terlahir sopan dan segan banget buat melawan orang tua.

Aku udah sampai rumah sayang
(Pap foto)
Sayang♥️

Chiquita membaca chat Rora. Diapun membalas seadanya, menyuruh Rora istirahat dan langsung tidur.

Cewek ini duduk melamun di tepi kasur. Chiquita juga langsung nunduk mengelus rambutnya.

•••

Brak!!

Loker di tutup. Ahyeon beresin semua barang-barang di lokernya buat di bawa pulang. Dia juga membersihkan kolom mejanya sambil buka satu persatu remukan kertas yang udah 1 tahun tuh gak di keluarin sama dia.

" Banyak banget! Apaan ini?" Tanya anak-anak.

" Kepo lo!" Jawab Ahyeon.

Sullyoon meletakkan buku di atas mejanya. Lalu dia mendekati meja sebelah dan membuka salah satu remukan kertas.

" I hate it.... cewek yang deket sama cowok gue Rami! Semua orang tau kalau Rami punya gue! Apalagi si Pharita anjing! Berakhir dimana gue di putusin Rami sialan!! Awas aja lo ya! Gue hajar sampe mimpi buruk lo!!" Baca Sullyoon bikin temen-temennya yang lain ngeliatin Ahyeon meratapi datar sambil menyaut kertas itu dan dia masukkan semua ke dalam kantong plastik untuk di buang.

Triple R ✔️Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang