76

844 151 12
                                        

Hari dimana yang dinanti tiba. Mereka gak nyangka. Kok bisa.....mereka temenan ya? Bahkan disaat satu circle itu memiliki hubungan yang aneh dari satu teman ke teman lain.

Contohnya....Dain~

" Dipersilahkan untuk tamu undangan berdiri."

Semua orang berdiri dari duduknya. Pintu gereja di buka. Mereka yang disana langsung memberi hormat saat dua keluarga jalan masuk ke dalam dengan senyum ramahnya.

" Kami persilahkan agar tamu undangan tetap berdiri untuk menyambut mempelai wanita dan pria."

Rora noleh ke belakang memperhatikan sekali pintu yang masih di tutup.

" Chiquita pasti cantik banget." Ucap Pharita. Ruka mengangguk pelan di sebelahnya sambil melirik Ahyeon yang sibuk merapikan kera kemeja Rami.

Ceklek~!!

Akhirnya, pintu terbuka. Orang-orang langsung bertepuk tangan saat melihat pangeran jalan masuk sambil lengannya di gandeng calon wanita yang akan menjadi istrinya.

Rombongan triple R terpaku menatap teman dekat mereka. Perlahan tangan memberi tepukan sambil tersenyum. Namun hanya ada 1 orang yang memiliki pangangan mata cukup merah.

Rora mengusap air matanya sambil nunduk pada saat Asa mengelus lengannya. Rami juga terlihat memukul-mukul bahu Rora dari belakang sambil Ahyeon mulai cenberut kasihan sama Rora.

Mereka merasakan sekali gimana Rora memandang mantan kekasih yang hanya sebulan itu. Tapi 3 tahun betapa nempelnya Chiquita ke Rora dulu. Kemana-mana berdua! Bahkan sebelum pergi, masih sempat Chiquita nyenengin Rora. Hingga cewek ini yang minta sendiri agar Rora bisa sama Asa dan nekat ke Jepang buat nyusul.

Mungkin gak kelihatan sakitnya Chiquita. Tapi hatinya gak bisa bohong pada saat dia harus melewati Rora bareng calon suaminya ini.

Chiquita terlalu poker face dengan hatinya yang rapuh parah! Dia bisa sekuat itu.

" Bagaimana Pangeran, anda siap?"

" Yaa~" Angguknya sambil tersenyum lebar pada Chiki yang meliriknya.

" Baiklah, sumpah pernikahan akan di bacakan. Diharapkan para tamu undangan untuk diam dan menyaksikan."

Rora ngeliatin sambil mendengarkan sumpah pernikahan mulai di bacakan pendeta. Lalu mic diberikan ke pangeran untuk mengulangi kalimatnya tanpa salah.

Jantung rombongan triple R tuh dag dig dug banget. Mereka juga langsung tersenyum lebar saat pendeta mengatakan keduanya sah menjadi pasangan suami-istri.

Kedua tangan terangkat. Tepukan mereka mulai terdengar bersama tamu lainnya.

Akhirnya, pecah telur! Yang awalnya di gamblang jika Rami dan Ahyeon duluan menikah, namun Chiquita mencuri start duluan bahkan dengan calon yang amat sangat berpengaruh di negara Thailand!

Melihat senyuman Chiki lebar dan ceria, mereka juga senang. Berarti, suaminya itu sudah mendapatkan kebahagiaan dari Chiki untuk di cintai secara ugal-ugalan sama seperti dulu saat Chiki menyukai Rora.

" Selamat Chiki." Ucap Ahyeon yang memberi pelukan.

" Makasih guys udah mau datang."

" Gak mungkin kami gak datang." Jawab Ruka yang gantian memeluk Chiki.

Hingga berakhir di Asa yang tersenyum ramah padanya.

" Bahagia selalu Chiquita."

" Makasih Kak." Jawab Chiki sambil membalas pelukannya.

Rora berdiri di depan pangeran yang memberi hormat adat thailand. Begitupun Rora. Dia membalasnya dengan sopan.

" Lee Dain, right?"

Triple R ✔️Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang