19

195 15 0
                                        


Setelah mendapatkan perawatan dari dokter, kini Yerin bisa keluar diantar oleh Taehyung. Meskipun hanya dinyatakan syok dan kecapekan, dokter sempat menyarankan untuk rawat inap minimal semalam sembari memulihkan tenaga Yerin sepenuhnya. namun wanita itu bersikukuh minta pulang saja.

Yerin dan Taehyung sepakat untuk tidak memberitakukan ini kepada Jung Min Hwa dan Beomgyu. Alasannya klasik; tak ingin membuat mereka khawatir.

Saat hendak menuju mobil, Taehyung berjalan mendahului Yerin sambil menunduk seperti sedang memikirkan sesuatu. Yerin hanya bisa menghela nafasnya saat menatap punggung Taehyung dengan perasaan sendu.

Jika sebelumnya Taehyung selalu membukakan pintu mobil untuk Yerin dengan wajah berseri-berinya, kini dengan raut datar ia hanya membukakan pintu sembari menoleh ke arah Yerin sekilas. Yerin dibuat jengah dengan sikap Taehyung yang tiba-tiba berubah seperti ini. Nyatanya saat ini Yerin tak suka jika Taehyung mengacuhkannya.

Setelah Yerin sudah masuk, Taehyung berjalan mengitari mobilnya menuju kursi kemudi. Didalam mobil Yerin tetap memperhatikan gerak-gerik Taehyung yang tak ada tanda-tanda ingin mengajaknya berinteraksi. Wanita itu menghela nafasnya cukup panjang sebelum akhirnya berucap dengan yakin

"Usianya sudah tiga minggu." Yerin yang sudah risau memilih membuka percakapan lebih dulu karena semenjak keluar dari rumah sakit, Taehyung tak mengucapkan sepatah katapun padanya.

Ada kekhawatiran tersendiri bagi Yerin. Ia yakin Taehyung pasti mendengar semua perkataannya dengan Eun Woo tadi mengenai kehamilannya. Tapi Setelah tau semua kenapa sampai sekarang pria itu tidak menanyakan apapun padanya. Bahkan ia terkesan biasa saja.

Apa Taehyung marah karena tak diberitahu. atau memang Taehyung berpura-pura tak tau dan tidak mau tau mengenai Anak itu.

Selama ini dia sendiri yang mendorong Taehyung untuk menjauh dan lebih memilih menjalani semua sendiri. Jadi wajar saja jika Taehyung bersikap seperti itu. Lantas mengapa sekarang hatinya berharap Taehyung mengetahui kehamilannya

Jikapun Taehyung tau, dia juga belum tentu tertarik dengannya lagi. Yerin sekarang terjebak sendiri oleh kekalutan pikirannya. Dia dilema

"Selama ini kau tak membiarkanku mengetahuinya tapi kau membaginya dengan Eun Woo dan apa tadi...kalian sempat membuat kesepakatan ingin menggeser posisiku dengan cara menjadikan dia sebagai Ayah dari calon anak itu. Wah aku benar-benar tak percaya." Taehyung merasa tak terima dengan keputusan sepihak Yerin yang terkesan se-enaknya sendiri.

"Maafkan aku. Aku tidak tau jika semua akan seperti ini." Lirih Yerin kian merasa bersalah

Taehyung menghentikan mobilnya secara mendadak membuat Yerin otomatis mencengkeram ujung bajunya sendiri. Apalagi kini wajah pria itu terlihat tak bersahabat.

"Lalu jika aku tidak membuka kebenarannya tadi, kau akan tetap menyembunyikannya dariku untuk selama-lamanya sampai aku mati." Tanpa Taehyung sadari nada bicaranya meninggi. Awalnya ia ingin menuntut penjelasan dengan tenang. Tapi karena terbawa perasaan, ia tak sadar telah membuat nyali Yerin semakin menciut

"Aku minta maaf. Sebenarnya aku terpaksa melakukannya. Aku juga bingung tak tau harus berbuat apa karena kehamilan ini terlalu cepat. Awalnya aku tidak mau menikah dengannya tapi Eun Woo secara tidak langsung seperti terus mengikatku menggunakan kebaikannya sehingga aku semakin terjerat oleh hutang budi padanya.

Dan bodohnya aku bersedia begitu saja tanpa memikirkan ada kehidupan lain didalam diriku. Awalnya aku ingin menggunakan kehamilan ini untuk membatalkan semua karena tak mungkin juga keluarganya akan menerima wanita yang tengah hamil anak orang lain. Tapi Setelah dia tau yang sebenarnya, bukannya mengurungkan niat untuk menikahiku, tapi justru semakin genjar meyakinkanku bahwa dia akan menjadi Ayah dari anak ini meskipun aku sempat menolak." Yerin menjelaskan dengan suara tersendat-sendat karena tangisannya.

Still Want You [TAERIN] [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang