sudah cukup lama haechan mengejar mark dan berharap cinta nya terbalaskan , tapi itu butuh perjuangan yang panjang
selama 5 tahun lebih ia mengejar mark dan sekarang dia mendapatkannya
tapi, ini tidak sesuai yang dia inginkan. mark menerima pengakuan cintanya tapi dia bersikap seolah mereka bukan sepasang kekasih
terkadang ketika haechan ingin mengatakan dirinya kekasih mark, pria canada itu pasti mengalihkan topik dan saat berada di kamar dia akan memarahi haechan
dan sekarang haechan tau, mark menerima cintanya hanya sekedar bosan karna dia belum menemukan mainan yang tepat selain dirinya
haechan mengepalkan tangannya saat melihat renjun menggandeng tangan mark. tidak, haechan tidak kesal dengan renjun dia kesal dengan mark yang sama sekali tidak menolak perlakuan renjun
"oh haechan, sedang apa?"
asik melamun haechan sampai tidak sadar jika renjun dan mark ada di depannya, dia menatap mark sebentar yang menatapnya balik dengan datar
haechan mengalihkan pandangannya "aku ingin menghirup angin sebentar"
renjun mengangguk, dia mengambil sesuatu dari tasnya dan memberikannya pada haechan. minuman lemon
"siapa tau kau butuh teman untuk melamun"
haechan tersenyum dia mengambil minuman itu dan tersenyum "gomawo"
setelahnya haechan benar benar pergi, mark menatap punggung haechan sebentar dia rasa ada yang aneh
mark mengalihkan pikiran buruknya, dia menatap renjun yang bermain dengan ponselnya "kau ada waktu malam ini? bisa kita bicara nanti?"
renjun mendongak dan mengangguk "baiklah, tunggu ya hyung aku mau membersihkan diriku"
mark tersenyum dan mengacak rambut renjun gemas "baiklah"
dia terkekeh melihat ekspresi kusut renjun, sedikit rasa senang dan sedih saat sadar apa yang dia lakukan
mark menghela nafasnya "aku harus bicarakan ini dengan haechan"
.
haechan menatap langit sore dengan sendu, dia sudah biasa melihat renjun yang bermanja pada mark, sudah biasa
tapi tetap saja haechan tidak bisa menahan sakit yang ada di dadanya
"apa maumu hyung" gumam haechan
haechan menatap botol minum yang diberikan renjun tadi, tanpa sadar dirinya menangis "mark brengsek! kau jahat dan sayangnya aku mencintaimu...tapi aku tidak bisa begini terus"
haechan mengusap air matanya, dia meyakinkan dirinya dengan keputusan yang dia buat "demi dirimu lee haechan! kau pasti bisa!!"
.
dalam perjalan kembali ke dorm haechan bertemu dengan jaemin, mereka cukup banyak berbicara random sebelum memutuskan untuk benar benar kembali ke dorm
"chenle pasti akan mengomel kelaparan na"
jaemin tertawa pelan "bilang saja jalanan macet nanti"
haechan menggelengkan kepalanya "dasar sialan kau na jaemin!!"
tawa haechan semakin menggelegar saat mendengar teriakan chenle "kau sengaja ya?!! kau tidak tau aku selapar apa saat ini?!! aku mencarimu! di dorm hanya ada mark hyung bagaimana bisa aku menyuruh dia untuk masak!!"
KAMU SEDANG MEMBACA
about him
Contoone shoot haechan harem! haechan sub boleh request ya sayang bxb era! bahasa baku dan non baku! up tergantung mood!
