part 45

451 27 11
                                        

Setelah hibernasi panjang akhirnya author yg syantik ini kembali menulis part dugong ini.aing lupa kalo punya cerita,baru sekarang ingetnya pas buka wp dan melihat notif

Maafkeun yak hehehe (。・ω・。)ノ♡























Setelah adegan panas yg mereka lakukan semalam,mereka memilih untuk bolos kuliah saja hari ini.apa lagi keadaan wu xie dan yuchen tidak bisa dibilang baik-baik saja,keduanya berjalan miring sambil mengangkang karena dibagian bawah mereka sungguh sakit

Pangzi dan xiuxiu yg melihat cara jalan mereka saling pandang dan tersenyum penuh arti.mereka sekarang sedang berkumpul diapartement zhang qiling hanya untuk sekedar membolos bersama

"akh,sial sakit sekali".ringis wu xie

"kau tidak mengolesinya dengan salep?".tanya yuchen yg kini sudah duduk manis dipangkuan xiao yan

"aku belum mengoleskannya,tanganku sampai tapi mataku tidak dapat melihat letaknya".ucap wu xie

"kau suruh xiao ge saja yg lakukan".ucap xiao yan

Wajah wu xie tiba-tiba memerah

"percakapan macam apa ini?".batin pangzi dan xiuxiu

"ayo,aku akan bantu mengoleskan salep".ucap zhang qiling dengan wajah datarnya,tapi jauh dilubuk hatinya dia sangat ingin menerkam wu xie lagi (agak mesum ye ente naga)

Wu xie mengangguk ragu dan berdiri dengan perlahan.zhang qiling langsung menggendong wu xie dan membawanya ke kamar

CEKLEK

KLIK

4 orang diruang tengah saling pandang dan tersenyum

"apakah wu xie akan baik-baik saja?".tanya yuchen

"kita do'a kan saja".ucap pangzi

"xiao ge,kau kejam juga".batin xiao yan

Didalam kamar,wu xie sedang tengkurap dengan bokong yg diangkat tinggi.wajah wu xie kembali memerah karena posisinya saat ini mengingatkannya adegan panas tadi malam

Wu xie tak memakai celana karena zhang qiling yg melepaskannya dengan alasan agar bisa mengoleskan salep.
(ya juga sih,tapi lebih ke akal-akalan pria naga itu aja biar melihat kesemokan vantat wu xie)

























(sesuai imajinasi masing-masing udah,nungging terus gk pake celana.gw tau pikiran kotor lo pada)



Zhang qiling mulai mengoleskan salep itu dibagian anal wu xie secara perlahan,wu xie menggigit bibir bawahnya agar tidak mengeluarkan desahan dan memancing zhang qiling untuk menggempurnya lagi

"sssst...ugh".ringis wu xie

"apakah sakit?".tanya zhang qiling

"i-iyahh...ahh".ucap wu xie

"sh*t,sexy sekali.ingin rasanya aku menggempurmu lagi wu xie".batin zhang qiling

"apakah masih?".tanya wu xie

"sedikit lagi".ucap zhang qiling sambil mengoleskan salep itu lagi di sekitar anal wu xie

"g-geh..eungh..ba-bagian dalamh ngh...juga s-sakith,apakah bisa salep itu juga dioleskan didalamnya?".tanya wu xie dengan polos

Zhang qiling menghentikan kegiatan mengolesnya

"bagian dalam?".tanya zhang qiling

"eum,ku rasa didalam juga lecet karena kau terus mehajar lubangku tanpa henti.sekarang didalam juga sakit dan ngilu".ucap wu xie dengan polosnya

we are together (S1) (end)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang