part 49

307 23 3
                                        

Saat tengah malam,semua orang berkumpul mengelilingi api unggun.para sesepuh desa duduk memperhatikan diatas singgasana yg telah disiapkan.wu xie beserta kelima rekannya masih bingung apa yg sedang terjadi

Tiba-tiba,keluar rombongan tanpa pakaian yg menutupi tubuh mereka.mereka berjalan beriringan membentuk kelompok,pria dan wanita.wu xie,yuchen dan xiuxiu melototkan matanya kaget melihat itu

Sedangkan zhang qiling seperti biasa hanya memasang wajah datar,xiao yan dan pangzi saling pandang dengan tatapan bingung.mereka ingin menunduk namun mereka mengingat ucapan zora yg mengatakan tak boleh ada yg menundukkan kepala atau menutup mata sampai ritual selesai

Ritual dimulai dengan kedua kelompok itu saling mendekati sambil menari,tarian ini merupakan tarian abad pertengahan.yuchen dan wu xie pernah membacanya dibuku sejarah bahkan mempraktekannya langsung

Salah satu perwakilan kedua kelompok maju,mengambil parang yg telah disiapkan.mereka mulai memotong ujung rambut mereka dengan parang itu dan melemparkan potongan rambut itu dalam api didalam sebuah guci yg disebut guci suci

Setelah mereka melakukan itu,secara bergantian penduduk desa melakukan yg sama.keenam pemuda pemudi itu mengikuti saja apa yg dilakukan oleh warga desa,demi kelancaran misi mereka

Setelah para penduduk desa selesai meletakkan potongan rambut mereka kedalam guci,salah satu pengawal menggores tangannya dengan tombak yg dia bawa dan menampung darahnya dengan wadah kecil yg telah disiapkan

Satu persatu pengawal desa melakukannya,setelah semuanya selesai.guci yg berisi rambut dan wadah kecil yg berisi darah para pengawal dibawa ketengah-tengah api oleh seorang pria berperawakan gemuk.

Pria itu berdiri ditengah-tengah api sambil membawa kedua benda itu.wu xie meringis membayangkan api itu membakar pria gemuk itu.tapi anehnya,dia tak mendengar teriakan atau rintihan dari pria gemuk itu sama sekali.bahkan sangat hening tak ada suara

Tiba-tiba terdengar suara terompet,wu xie menoleh diikuti para penduduk desa keasal suara terompet dibunyikan.terlihat disana,zora meniup terompet sambil meliuk-liukkan badannya

Setelah zora menyudahi tiupannya,seorang pria cantik keluar dengan perut buncit dan didampingi oleh seorang pria kekar

"apakah itu ayah dan babanya zora?".batin wu xie

"KEPADA DEWA YG AGUNG,KEPADA PARA LELUHUR YG TERHORMAT.BERKAHILAH KAMI SEMUA,DENGAN MEMBERIKAN SEGUCI RAMBUT DAN SEWADAH DARAH PARA KSATRIA.TERIMALAH SEGALA PERMOHONAN KAMI,DAN LINDUNGI KAMI PARA PENGANUTMU!!"

"TERIMALAH JIWA-JIWA YG TELAH PERGI,JAGALAH RAGA-RAGA YG MASIH ADA.DENGAN TUMBAL YG KAMI BERIKAN,TERIMALAH!!"

setelah zora selesai mengatakan hal itu,seluruh warga desa bersujud mengelilingi api unggun itu.

"ritual telah selesai,matikan apinya dan bagikan makanannya".ucap zora si pemimpin ritual

Setelah mendengar intruksi zora,mereka semua segera bangun dan berdiri.para penduduk desa duduk melingkari api unggun.para pengawal desa berjalan mendekati pria gemuk itu yg telah terpanggang itu dan kemudian memotong-motong tubuh pria itu

Wu xie,yuchen,dan xiuxiu mual melihat pemandangan didepan mereka itu.sungguh tak menyangka jika mereka akan menyaksikan orang terpotong-potong tepat dihadapan mereka seperti ini

Bahkan seluruh organ dalamnya dikeluarkan begitu saja untuk dipisahkan dari daging-daging yg lain.

"ugh,aku ingin muntah".bisik xiuxiu yg duduk ditengah wu xie dan yuchen

"tahan,aku juga mual".ucap yuchen pelan

Xiao yan mengelus tangan yuchen diam-diam tanpa sepengetahuan siapa pun.karena elusan ditangannya membuat yuchen sedikit tenang

we are together (S1) (end)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang