BAB 13 - TUGASAN BARU -

82 6 0
                                        

Jin, Taiga, Edward, Alan, Haru dan Yuri kini sedang berdiri dihadapan pintu ruangan Chancellor Cornelius

Bagaikan ada panahan petir yang terpancar di antara mata mereka (kecuali Haru) , masing-masing menunjukkan ekspresi wajah berbeda-beda

Jin dengan tatapan tajamnya, Alan dengan wajah tegangnya, Taiga dengan wajah gak pedulinya tapi terkesan dingin, Edward dengan senyuman sinisnya manakala Yuri dengan wajah gak sukanya

"Ha..ha.... apa kalian juga dipanggil oleh Chonsellor ke ruangannya?" kata Haru yang coba untuk memulakan obrolan karena suasana menjadi sangat canggung

"Iya, sepertinya ini adalah satu urusan yang sangat penting karena semua ketua asrama berkumpul di sini" kata Edward yang masih tersenyum

Yuri membuang wajah

"Kenapa dalam banyak-banyak perkara sial yang terjadi kepada ku hari ini adalah dengan bertemu dengan mereka semua? Ck.. Menyebalkan" gumam Yuri

Jin menghela nafas berat

"Sepetinya begitu, dan aku rasa ini karena ada diantara anak-anak kalian yang membuat masalah" - Jin

Alan menjeling Jin tajam

"Apa kau ingin menuduh anak Vagastrom berulah?" kata Alan kesal

"*Yawn* ini sangat membosankan... Kenapa bukan Lulu (Romeo) aja yang datang ke sini? Aku hampir memenangkan permainan casino untuk yang ke 10 kalinya hari ini." kata Taiga pula sambil menggaru kepalanya kesal

Haru yang tidak tahu harus melakukan apa langsung menuju ke arah pintu

"S-Sebaiknya kita langsung masuk, pasti Chonsellor udah menunggu kita semua di dalam"  kata Haru

Tetapi sepertinya Jin dan Alan tidak mendengarkan perkataan Haru dan sebaliknya mereka kini saling menjeling tajam satu sama lain

"Jika kau punya masalah dengan anak Vagastrom, kau bisa langsung bilang saja kepadaku" - Alan

"Owh... Aku sama sekali tidak bilang aku punya masalah dengan anak-anak asrama mu. Kenapa? Apa sebenarnya kau yang punya masalah dengan anak-anak Frostheim?" Balas Jin pula sambil tersenyum sinis

"Apa yang kau tidak suka dari Vagastrom sebenar nya? Katakan langsung kepada ku dan aku akan membuat wajah mu babak belur" ancam Alan yang sudah mengepal penumbuk nya sehingga urat nadinya kelihatan

"Apa kau fikir ancaman murahan seperti itu akan membuatku takut?" senyum Jin merendahkan

Emosi Alan semakin terpancing, Haru yang melihat suasana semakin memburuk coba untuk meleraikan mereka berdua

"J-Jin... Alan.. S-Sebaiknya kita langsung masuk saja ke dalam, aku yakin----" - Haru
   
  
   
  
   

SHINGG!!
 

   
   
  
  
   
Mata Haru membulat saat melihat Jin dan Alan sudah mengeluarkan artifak milik mereka

"Kau benar-benar tidak sayang akan nyawamu" - Alan

"Dan kau tidak jauh berbeda dariku" - Jin

"K-kita harus menghentikan mereka!!" teriak Haru heboh di samping Taiga

"Mehh.. Biarin aja, aku mau liat di antara mereka berdua, siapa yang bakalan hidup." kata Taiga lalu tersenyum sinis

"Hey Harry ~Ayo kita bertaruh. Siapa yang tekaannya benar diantara mereka berdua yang tetap hidup, bakalan mendapatkan ganjaran daripada yang kalah" - Taiga

KEHAMILAN ANOMALY (TOKYO DEBUNKER)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang