HAPPY READING!!
Di ruang OSIS yang sunyi ini aku duduk bersama dengan tumpukan kertas juga laptop yang menemaniku. Aku harus menyelesaikan tugas-tugas OSIS yang menumpuk ini dengan tenggat waktu yang minim.
*Tok-tok
"Kak" Ucap seorang gadis yang memasuki ruanganku
"Iya masuk" Jawabku tanpa memalingkan pandanganku
"Sibuk banget ya kelihatannya, sampe lupa makan gitu" Ujarnya sembari duduk di sampingku
"Ini aku bawa makanan, jangan lupa dimakan ya" Lanjutnya
"Iya taruh aja Moreen, nanti aku makan. Makasih ya" Jawabku masih dengan pandangan yang terfokus pada laptop
Moreen menghela nafas nya, kemudian membuka kotak makanan yang ia bawa dan mengambil sesendok nasi yang ia sodorkan tepat di depan mulutku. Aku pun akhirnya menoleh karena terheran, bukannya sudah kubilang akan ku makan nanti.
"Engga, aku tau kakak ga akan sempet makan kalau kayak gini, udah nurut aja kenapa sih" Ujar nya sekali lagi menyodorkan sendoknya
Aku yang melihat itu mau tak mau menerima suapan nasi yang moreen berikan padaku. Sembari melanjutkan tugasku ia menyuapkan sendok demi sendok nasi padaku hingga habis tak tersisa.
"Nah kalau gini kan habis" Moreen tersenyum senang melihat kotak makan yang telah kosong
"Nih minum nya, jangan lupa" Setelah membereskan kotak makan, ia memberikan botol minum padaku
"Makasih ya" Ucapku menerima botol minum yang ia berikan dan mengelus pelan kepalanya
***
Jam sekolah telah usai, namun tugas-tugas OSIS ini tak kunjung terselesaikan, yang membuatku harus tinggal lebih lama di sekolah tepatnya di ruang OSIS ini.
"Kakak masih lama?" Tanya moreen padaku, sepertinya dia mulai bosan menemaniku di ruang yang sunyi ini
"Masih kayaknya, kamu bosen ya?" Tanyaku sambil memperhatikan wajahnya
Ia tidak menjawab pertanyaanku namun justru berbaring di pahaku sambil memainkan helaian rambutku yang terurai, saat seperti ini aku sangat faham jika ia memang sedang bosan.
"Apa mau pulang aja hm? Aku bisa lanjutin ini di rumah kok" Ucapku sambil mengelus kepalanya
"Aku ngerepotin kamu terus ya kak? Maaf.." Ujarnya lirih
"Ga ada yang ngerepotin sayang, kalau kamu emang mau pulang sekarang gapapa kok, kerjaannya juga bisa dilanjut di rumah, ga harus selesai sekarang" Ucapku sembari mengusap pipi nya
"Beneran gapapa kak?" Tanya nya dengan nada bersalah
"Iya beneran gapapa Moreen. Kamu udah beres-beres kan? Bangun dulu gih, aku beresin ini dulu terus kita pulang" Ia pun bangkit dari pangkuanku dan aku segera bergegas membereskan barang-barangku
"Yuk pulang" Ajakku mengulurkan tangan padanya. Ia pun menerimanya dengan senyum lebar dan menggenggam erat tanganku
***
Alooo wahaha, apa kabarrr?? Semoga selalu baikk yaaa.
Terimakasih sudah membaca, memberi vote dan berkomentar.
See u next chapter!

KAMU SEDANG MEMBACA
One Shoot "ME" & GEN 12
RomanceCerita one shoot tentang tokoh "Aku" dan gen 12 Tokoh "Aku" disini bersifat anonim yaa, jadi kalian bebas bisa bayangkan siapapun itu, diri kalian sendiri juga bisa ehehe FIKSII!! [GXG] HAPPY READING!!