"Aku ingin kau mengasuh anakku, aku ingin ia mendapatkan kasih sayang seorang ibu aku juga sudah bilang ke kakek itu dan dia menyetujui nya"
"Aku sih mau mau saja mengasuh anakmu yang menjadi masalah aku ini seorang laki laki!! Kasih sayang seorang...
Setelah berbicara dengan shirohige dan ace m/n pun pergi ke sebuah pulau dengan teleportasi nya
"hahh mari kita mulai dari pulau ini, aku penasaran apakah pulau ini dimiliki oleh salah satu yonko" M/n pun mulai menelusuri pulau itu setelah di lihat lebih jelas lagi ini bukan hanya sebuah pulau namun ada desa yang damai di dalamnya, ketika sedang berjalan ke desa itu m/n melihat ada sebuah kapal besar di dermaga namun m/n merasa mengenali kapal itu ketika ia ingin menghampiri kapal tersebut perutnya tiba tiba bersuara
"ah aku lapar di sini makanannya terlihat sangat lezat yaa" ucap m/n sambil mendekati pedagang makanan "ahhh anak muda kau tahu betul mana yang lezat, ini adalah daging dari monster di hutan walaupun terdengar seram daging nya sangat lembut dan juga manis setelah di bakar dan di bumbui" jelas sang pedagang "kalau begitu aku beli dua paman sekarang aku lapar sekali sehabis berpergian" "harganya 15 koin emas" ucap sang pedagang kemudian memberikan daging itu "ini uangnya paman, ngomong ngomong aku melihat sebuah kapal di dermaga apakah paman tahu kapal siapa itu? " tanya m/n "aku tidak tahu pasti mungkin itu kapal bajak laut, tadi sepertinya mereka sempat melewati kawasan ini namun aku tak tahu nama mereka sepertinya mereka cukup terkenal" jelas sang paman "tapi paman tahu ciri-ciri nya? " "ehmm mungkin aku bisa bilang mereka lumayan banyak dan sang kapten memiliki rambut merah dengan perawakan yang cukup tinggi untuk seorang anak muda, wajahnya memiliki luka seperti sebuah cakaran dan kalau aku tidak salah lihat ia tak mempunyai tangan kiri,kasihan sekali yaa" jelas sang paman
m/n yang mendengar hal tersebut dengan sedikit tawa namun ia hanya tertuju pada satu bajak laut yang memiliki ciri ciri yang sama yaitu...
"shanks... untuk apa ia berada di pulau ini bukankah ia masih berlayar.... kalu begitu aku permisi paman" ucap m/n sambil tersenyum manis dan pergi meninggalkan tempat itu "ouhh betapa manisnya senyuman wanita tadi"
m/n berjalan dengan tenang menuju suatu tempat "sepertinya aku tahu mereka berada di mana... sebuah bar" ucap m/n dengan riang sepertinya ia sedikit merindukan sang kapten, m/n mulai menuju suatu bar ia dapat mendengar suara yang ramai dengan canda tawa yang riang
'aku sedikit merindukan shanks... ahh apa yang aku pikirkan kenapa jadi merindukan orang menyebalkan itu' walaupun m/n berfikir seperti itu kita bisa melihat bahwa wajahnya memerah seperti tomat dan berjalan dengan riang masuk ke dalam bar... ahh apa yang aku pikirkan kenapa jadi merindukan orang menyebalkan itu' walaupun m/n berfikir seperti itu kita bisa melihat bahwa wajahnya memerah seperti tomat dan berjalan dengan riang masuk ke dalam bar
kini semua mata menuju pada orang yang baru saja masuk ke dalam bar, err mereka sepertinya terkejut melihat orang tersebut , namun sang kapten tak melihat kehadiran orang itu dan lanjut meminum sake nya sehingga benn memberi petunjuk kepadanya
"danchō sepertinya kau akan senang dikunjungi seorang malaikat" ucap ben sedikit menggoda "hahh apa maksudmu seorang malai... kat" shanks berbicara dan memutar arah tubuhnya menghadap pintu masuk bar tersebut "Ohayō shanks san"