mobil mewah milik kavino terpakir jelas, di parkiran restoran bintang 5, kavino turun terlebih dahulu dan di susul oleh kavno dan juga Rangga
"ngapain ke sini? kan enakkan di warteg" Rangga berucap sambil menyenggol lengan panjang milik kavino
"sayang, aku tak ingin terlihat seperti orang tak mampu di hadapan bajingan ini" ujar kavino dengan matanya yang tertuju ke kavno
"Oo maksud Lo gue kurang mampu gitu?!" seru Rangga tak terima, karena dirinya sering mengajak makan kavino di warteg depan sekolah nya, soalnya lebih enak lebih murah lebih kenyang juga Wak
kavno yang denger percakapan Rangga dan kavino jelas tertawa dalam diam nya
kavino yang peka langsung menatap nya sinis
"jangan buang' waktu di sini, ayo kita masuk" ajak kavino menarik tangan Rangga ke dalam resto tersebut, dan kavno hanya mengikuti dari belakang
semua mata yang berada di restoran tersebut melirik mereka bertiga kagum,wanita dan pria berbisik bisik kala mereka melihat dua pria imut membuka pintu masuk , mereka gemas melihat kavino dan juga kavno
'wahh lihat itu di manis sekali'
'hes my type'
'mereka kembar'
'imutnyaa'
'dia pasti jodoh ku'
'mereka tampan bukan imut'
berbagai serpah kalimat lain bermunculan dari mulut pengunjung di sini
kavino dan kavno tak mempermasalahkan itu, mereka bertiga pun akhirnya memilih untuk duduk di meja VIP yang sudah kavino pesan, namun ada satu wanita yang sepertinya terpikat oleh Rangga
'dia tampan'
'yang mana?'
'yang paling pendek dari si kembar itu'
'wahh mata mu jely sekali, dia memang tampan'
rangga tentu mendengar nya, wajah nya langsung tersenyum bahagia kala mendapatkan pujian itu dari seorang wanita cantik di sebrang meja nya , senyuman Rangga semangkin mengembang saat tak sengaja Rangga berkontak mata dengan nya
'cantik banget tuhann!!' Rangga sudah berteriak dalam hati
kavino dan kavno yang menyadari interaksi tak langsung dari Rangga dan wanita asing tadi langsung menatap sinis wanita itu, yang di tatap tentu tak gentar, wanita itu malah bangkit dari meja nya berjalan menghampiri meja kavino dan lainnya
"boleh aku duduk di sini?" tanya lembut wanita itu tak lupa senyum nya yang indah masih saja menghiasi wajahnya
rangga menatap wanita itu masih Dengan kekaguman nya, dia cantik, sopan , dan terlihat seperti wanita baik dan berada
"ti-
"boleh aja" Rangga dengan senyuman bak kudanya
saat mendengar perijinan dari Rangga, wanita itu duduk dengan anggun nya tepat di samping kavno yang posisi berhadap-hadapan dengan Rangga, kontak mata yang mereka buat dari tadi itu tak kunjung terahlikan, kavino yang sudah muak hanya bisa mengempalkan tangan nya kuat
sedangkan kavno? kavno terlihat seperti akan menikmati situasi ini, yah meskipun awalnya dirinya tak suka juga melihat wanita ini berkontak mata dengan Rangga, namun saat ini entah mengapa melihat kavino yang membara sangat membuat hatinya senang
wanita itu mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan dan tak lupa memberitahu namanya
"aku Queen Aqilla, panggil aja qilla" ujarnya memperkenalkan diri
KAMU SEDANG MEMBACA
S4M3 CUTE|| bxb
Historia CortaGa pande buat deskripsi kalo penasaran baca aja intinya... Gimana sih rasanya punya same berkedok udah jadi suami tapi kalah imut Ama bini Ini mengandung gay, homo, LGBTQ, boylove, bl, bxb, boyxboy Jadi buat yang homophobic, tolong jangan salpak
