Aku pikir, waktu adalah obat
Tapi rupanya ia hanya memperpanjang rindu
Aku pikir, jarak akan memudarkanmu
tapi nyatanya, kau tetap utuh dikepalaku
Aku berjalan, mencoba menjauh
Tapi bayanganmu selalu berlari lebih cepat
Aku berbicara, mencoba melupa
Tapi namamu masih terselip diantara kata
Malam menertawakanku
Karena masih berharap pada bintang yang telah jatuh
Pagi menggeleng pelan,
Karena tau aku masih menunggu sesuatu yang tak kembali
Aku tak tau, apakah aku benar-benar ingin lupa
Atau hanya ingin kau datang lagi
Sekedar berkata,
"Kenapa masih ditempat yang sama ?"
