Bab 45

1.2K 164 5
                                        


Saat ini zee sudah berada di jakarta setelah menempuh perjalanan kurang lebih 7 jam yang membuatnya sedikit kelelahan dan jatuh sakit tapi ia memutuskan untuk tidak menghubungi pacarnya. Sejak pulang dari jepang beberala hari lalj ia tidak bisa tidur memikirkan bagaimana membujuk pacarnya yang tak kunjung memaafkannya. Chika masih marah dengannya terhitung sudah 3 hari Chika mendiaminya, ia sudah mencoba berbagai cara namun belom berhasil juga. ia bertekad kalau sudah sembuh akan menemui pacarnya menjelaskan dan meminta maaf secara langsung.

Skipp di sisi lain...

"Chika lu masih marahan sama zee?" Tanya Eli sedangkan chika hanya menganggukkan kepalanya tanpa mau mengeluarkan suara

"Ngga baik tau kalau marah sama seseorang lebih dari tiga hari" lanjutnya

"Ya habis gimana kak gue kesel sama dia, Marsha ikut ngga ngomong ngga cerita, tiba nongol aja tuh foto berdua malah pelukan lagi kan lu juga tau sendiri mereka berdua di kapal² in, pacar mana yang ngga cemburu coba kalau pacarnya digituin" ucap chika kesal

"Ya gua tau perasaan lu coba omongin baik² chik, gue yakin kok kalau zee anaknya setia" ucap Eli

"Lu mah belain dia mulu kak, orang dianya salah malah dibela terus" ucap chika

"Gua ngga bela siapa² Chika. Gua cuma menengahi aja, emang lu mau kalau Zee dan marsha beneran pacaran" ucap Eli

"Ya ngga mau lah"

"Kalau sikap lu masih kaya gini kemungkinan bisa terjadi chik, zee bisa aja udah capek sama sifat lu yang kaya gini" ucap Eli

"Ishh terus gua harus gimana?" Tanya chika

"Ya coba dengerin penjelasan zee dulu jangan langsung menyimpulkan semua hal kalau lu aja belom tau kebenarannya" ucap Eli mencoba membuka mata batin Chika

"Iya² gua coba, makasih atas nasehatnya" ucap chika

"Samasama, gue harap lu bisa dengerin zee dan memperbaiki semuanya" ucap Eli dan Chika hanya mengangguk

Hari ini member latihan untuk graduation wakil kapten JKT48 yaitu Jinan, para member sudah mulai berdatangan termasuk zee. Ia sudah sembuh dan ikut latihan ia sengaja datang lebih awal agar bisa berbicara dengan pacarnya mengenai masalah kemarin namun orang yang dicari belom ada tanda2 kehadirannya. Sampai akhirnya ia mendengar suara yang tidak asing datang mendekat dari arah pintu menuju ruang tengah tempat para member berkumpul.

"Ka Chika baru sampe" tanya Christy

"Iya de tadi di jalan agak macet" ucap chika duduk di sebelah Christy (jadi duduknya melingkar gitu guys zee, Olla, Jessie, Christy, Chika)

"Gimana jepang de, kamu ngga lupa kan bawa oleh-oleh buat aku" ucap chika

"Tenang aja kak aku ngga akan lupa, aku bawa buat member yang lain juga" ucap Christy

"Makasih dede aku, terbaik deh kamu" ucap chika memeluk christy, zee melihat kedekatan Chika dan christy hanya tersenyum. Kalau kalian pikir zee cemburu jawabannya salah karena zee tidak pernah menganggap Christy saingannya karena Chika menganggap Christy seperti adek sendiri berbeda dengan dirinya. Ia bengong memikirkan harus meminta maaf sekarang atau nanti setelah latihan sampai akhirnya Freya tiba2 datang entah dari mana dan mengajak zee pergi sebentar untuk beli jajan di luar.

"Zee ikut gua bentar" ucap Freya

"Kemana?" Tanya zee

"Ke luar bentar beli jajan" ucap Freya

"Dibolehin kah? Tapi ini bentar lagi loh Frey takut dimarahin nanti kalau telat" ucap zee

"Ngga gua udah izin sama kak iin kok, ayo keburu makin telat nanti" ucap Freya, zee pun mengangguk dan mengikuti Freya dari belakang. Chika hanya menatap dengan datar percakapan antara zee dan Freya. ia berpikir kenapa zee tidak mencoba menjelaskan kepadanya mengenai masalah kemarin tapi sudahlah ia mencoba untuk berpositif thinking saja dan fokus latihan.

Skipp...

"Ka chika aku boleh ngomong sebentar sama kakak?" Tanya zee, ia menghampiri Chika ketika chika sedang mengobrol dengan Jessie, Olla, Eli dan muthe

"Ngomong apa?" Jawab chika datar

"Ada tapi ngga disini kak, ikut aku yuk bentar" ucap zee takut ketika melihat tatapan tajam Chika

"Udah selesain dulu masalah kalian sana ngobrol di kamar biar sama2 enak. Jangan pakai urat kalau ngomong dengerin dulu baik2 jangan langsung ambil kesimpulan" ucap Eli

"Udah sana kenapa masih diem disini, bawa pacar lu zee" lanjut Eli yang melihat keduanya masih diam ditempat.

Zee membawa Chika ke salah satu kamar yang berada di lantai dua. Ia sengaja memilih untuk sedikit menjauh agar obrolan mereka tidak di dengar oleh para member, takut menjadi omongan yang tidak2 pikir zee. Sesampainya di kamar keduanya masih saling diam tidak ada yang ingin membuka obrolan sampai akhirnya ada seseorang yang mengetuk pintu, sontak keduanya kaget dan Zee mendekat ke arah pintu untuk membukanya.

"Kenapa kak?" Tanya zee

"Kamu dicariin kemana-mana ternyata disini" ucap kak iin

"Emang kenapa kak kok nyari aku" ucap zee

"Lupa kamu zoy kita mau latihan, kamu kan ada spesial perfomance sama Jinan dan marsha" ucap kak iin yang membuat Chika menatap ke arah keduanya.

"Kamu juga ngga bilang kalau kamu ada special perfomance Azizi asadel mana bareng Marsha lagi, lagi2 kamu sama dia" batin chika

"Loh jadi aku bukannya diganti" ucap zee kaget pasalnya ia diberitahu sebelumnya bahwa perfomance itu akan dihilangkan untuk mempersingkat waktu.

"Mana ada Zoya ngga baca chat kah kamu" ucap kak iin dan Zee menggelengkan kepala

"Makanya lain kali dibaca, udah ayo latihan dulu nanti lanjut lagi ngobrolnya" ucap kak iin. Zee menghela nafas, ini adalah kesempatan zee untuk menjelaskan pada Chika soal masalah kemarin namun gagal karena masih ada latihan tambahan. Setelah itu keduanya mengikuti kak iin turun ke bawah. Sesampainya di bawah zee sempat membisikkan sesuatu kepada chika

"Maaf ya, setelah latihan aku janji bakal jelasin semuanya ke kamu" bisik zee Chika hanya mengangguk sebagai jawaban

Tbc.

Backstreet (Chikzee)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang