TAHAP REVISI!!!
JUDUL SEBELUM NYA ‼️
" JADI BUNDA!! "
Hujan berlomba-lomba turun dengan deras, di iringi dengan suara gemuruh petir yang saling bertautan, di jalanan yang sepi dan sunyi, seorang gadis muda yang berusia 22 tahun terlihat sedang men...
❗️ CERITA INI MURNI DI BUAT DENGAN IDE ❗️ ❗️SENDIRI DAN KETIKAN SENDIRI❗️
*SO BANYAK BANGETT TYPO NYA DAN MUNGKIN ADA BANYAK KATA NON BAKU NYA, JADI MAKLUMIN AJA OKE❗️
DI LARANG COPY CERITA INI❌❗️
-------------------------
Sumpahhh, maafin banget ini udah hiatus berapa lama ya?? 2 tahun kah ?? Atau 1 tahunn??? Aku aja bahkan lupa kapan terakhir kali up , huhuhuuu maaafin ya semuaaa, ini aku tebus deh kesalahan aku, aku nanti bakalan up setiap sabtu atau minggu yah, mungkin ada 2/1 part lagi dan kita akan menuju ending.
Maaf kalo kesan nya aku mau nge buru-buru in cerita ini ending karna, aku udah kelas akhir jadi banyak ujian bakalan dateng. Jadi sebelum itu aku mau tamat in cerita ini.
Huhuhu Makasih banget buat kalian yang udah pada nunggu cerita gajelas ini.
Love youuu alllll👋🏽.
//////////////////////////////
Ke esokan hari nya....
Tepat di pukul 10.00 pagi selepas sarapan bersama.
Raja mengajak Queen dan Kai untuk bicara bertiga saja di taman belakang.
" Bunda, Daddy, bisa Raja minta waktu kalian dulu? Ada yang mau Raja omongin sama kalian " kata Raja.
" Boleh sayang, mau ngomong di mana hm? " tanya Queen.
" Di gazebo taman belakang aja Bun " jawab Raja.
" Baik lah, ayo kita ke sana, Kaisar, tolong jaga adik-adik mu ya " Kata Kai ke Kaisar yang sedang sibuk mengajak main Charles dan Ay.
" Siapp Dad " jawab Kaisar.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Tak butuh waktu lama akhir nya sepasang suami istri dan anak itu pun sudah sampai di gazebo yang berada di taman belakang mereka.
" Jadi, mau ngomong apa Bang? " tanya Kai.
" Sebelum nya Abang mau makasih sama Daddy sama Bunda juga, makasih udah besar in Abang sampe Abang bisa ada di titik sekarang, Abang sayang banget sama kalian, makasih udah jadi rumah ternyaman buat Abang. Nda, Dad " ungkap Raja menatap sayang mata kedua orang tua nya.
" Bang? " bingung Queen.
" Abang sekarang sudah semakin dewasa Bund, dan selama ini Abang sudah belajar banyak tentang segala nya dari Daddy, belajar bagaimana mengelola perusahaan yang baik sampai belajar bagaimana menjadi kepala keluarga yang memprioritaskan anggota keluarga nya dan menyayangi anggota keluarga nya, di fase sekarang, Abang udah yakin in diri Abang sendiri bahwa Abang udah siap membina rumah tangga bareng sama pasangan Abang, Leya " .