Wishlist

476 47 10
                                        


"Orang cantik tuh kenapa sih pelit banget update," gumam Beomgyu tanpa mengalihkan mata dari gawainya.

"Orang yang menyadari kalau dirinya cantik ngga butuh validasi," saut Soobin dari seberang meja dengan santai. Dia juga tidak mendongak dari buku di tangannya.

Yeonjun dengan penasaran melirik Beomgyu yang tengah scrolling Instagramnya.

"Ngapain nungguin updetan kalau orangnya yang asli ada di depan mata," Yeonjun menyenggol lengan Beomgyu, menunjukan beberapa orang yang melewati meja mereka.

Jam makan siang baru dimulai dan kantin kampus sudah mulai penuh dengan anak-anak yang baru keluar dari kelas. Dengungan suara orang mengobrol terdengar di kanan kiri.

Beomgyu mendongak melihat siapa yang Yeonjun maksud, dan ah tentu saja, seorang bidadari baru saja lewat di depan mata. Beomgyu menjatuhkan ponselnya dengan konyol dia atas meja dan reflek berdiri. Soobin yang duduk di sisi kirinya sampai menariknya kembali untuk duduk.

Yeonjun tertawa lepas.

"Lihat dia, hari inipun cantiknya kebangetan," ucap Beomgyu setengah mabuk, tanpa menatap Soobin yang kembali fokus dengan bukunya.

Soobin hanya melirik bidadari yang Beomgyu maksud dan menghela nafas.

"Bidadari itu udah ada yang punya, jadi diamlah," gerutunya tidak tertarik.

Yeonjun kembali tertawa melihat ekspresi Beomgyu yang sepertinya terhipnotis dan tidak terganggu. Tatapannya mengikuti kemana salah satu gadis dari rombongan itu berjalan. Memilih salah satu meja yang masih kosong dan nyaman bersama teman-temannya.

Beomgyu menyangga dagunya dengan wajah sepenuhnya terpesona. Benar-benar mengabaikan cemooh Soobin dan juga tawa Yeonjun.

Sudah jalan satu tahun ini, setelah dia masuk universitas, Beomgyu mulai menyukai salah kakak tingkatnya yang berada di tahun ke tiga. Kim Seokjin. Salah satu senior yang secara random dia temui di salah satu sudut kampus. Hari biasa dimana dia buru-buru pergi ke aula untuk mengikuti seminar dan satu lift bersama pujaan hatinya itu.

Awalnya Beomgyu tidak memperhatikan dan mereka hanya berdua saja di lift tersebut. Sebuah telfon berdering dan ternyata itu milik gadis di sebelahnya. Beomgyu akhirnya benar-benar menatap wajah si pemilik ponsel berdering. Saat itu kehidupan Choi Beomgyu yang hanya suka fotografi dan nongkrong bersama teman-temannya berubah total. Seokjin menjadi salah satu list hal-hal yang dia sukai selain dua hal itu. list paling teratasnya.

Beomgyu mulai tertarik dengan Seokjin dan mulai mencari tahu mengenai Seokjin. Karena begitu privasinya kehidupan Seokjin, sedikit sekali informasi yang bisa Beomgyu dapatkan dari gadis cantik itu selain sosial medianya. Beomgyupun mendapatkannya dari kenalan kakak kelasnya yang lain. Untung saja, Seokjin bersedia menerima permintaan pertemannya di Instagram, meski perlu waktu lama dan penuh kesabaran.

Bahkan Seokjin tidak mengunakan PFP wajahnya sendiri yang luar biasa cantik. Dia mengunakan gambar jamur kecil yang diketahui satu karakter di permainan Mario Bros yang melegenda itu. Dari situ, Beomgyu tahu kalau Seokjin suka bermain game. Tidak masalah, untuk Beomgyu.

Kesempatan Beomgyu menyapa Seokjin adalah saat Beomgyu ikut serta di klub jurnalis. Bukan yang dia benar-benar sukai, hanya saja dia mengekor Soobin dan tujuan awalnya itu adalah agar dia bisa berinteraksi langsung dengan kakak tingkatnya yang tercantik di kampus menurut Beomgyu.

Beruntungnya, Beomgyu sempat satu projek dengan Seokjin. Mereka sempat berkenalan dan mengobrol. Tidak banyak, karena Beomgyu berusaha bersikap sewajarnya. Yang Beomgyu tahu, Seokjin adalah sosok yang baik dan sangat rendah hati. Alasan, kecantikannya semakin terpancar dari hatinya yang tulus pada siapapun.

Jin GSCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang