A-aku Hanya tak ingin... melihat otot-otot menjijikan mu itu" Cherry terbata dengan kata-jatanya sendiri
Deg deg
'Ish kenapa sih jantungku berdebar aku takut nanti dia dengar dan mengejekku lagi... ayo tenanglah' Cherry memegang dadanya sendiri dan menghadap ke sisi pintu ruangan
"Pft... baiklah-baiklah kalau begitu aku akan menghadap ke dinding" Joe masih terdengar tertawa dengan suara khasnya yang berat membuat Cherry untuk kesekian kalinya sebal terhadapnya
♡♡♡
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Angin malam menyapa wajah mereka berdua. Surai pink nan indah karena diikat tersapu lembit oleh angin. Mata Joe meneliti wajah Cherry. Ia lihat ekspresi gelisah, tak sabar, marah, rindu terpasang jelas di wajah Cherry. Joe? Dia sudah tau sangat alasan kenapa ekspresi wajah Kaoru seperti itu. Tau betul alsannya. Karena Adam kembali.
Sebelum kejadian Joe mabuk di rumah Cherry. Pertandingan Langa dan Adam dianggap gagal karena adanya kendala dan kondisi yang diluar kendali. Terjadi Longsor.
Cherry dan Joe melihat ke layar lebar yang tergantung di area "S" banyak dari peserta lain tak sabar menunggu pertandingan ulang antara Langa dan Adam.
"Lihat dia muncull" "Wah auranya" "Ku ramal Langa tak akan menang" "Kau betul, liat saja si psikopat itu" "Mengerikan sekali"
Bisikan demi bisikan berputar disekeliling telinga Joe dan Cherry
Joe khawatir
"Kau yakin akan menonton mereka di sini ? Tak ingin dari dekat saja?" Tanya Joe penasaran.
"Di sini lebih baik" Cherry tak menatap Joe sama sekali. Dia diam sembari merapikan rambutnya
" .. " Joe terdiam lama. khawatir menghantuinya ntah kenapa
'Aku punya firasat buruk' Joe menyisir rambutnya kebelakang frustasi
" pulang saja" Joe menarik tangan Cherry berniat mengajak ia pulang dan berharapp Cherry mau mendengarnyaa
Ternyata salah
Cherry menghempaskan tangan Joe dan mengerutu sebal
"Cih apa yang kau lakukan baka-gorilla?!" Marah, sebal. Alismya menyatu
"Kenapa tiba-tiba pulang? Aku tak mau bukannya kita sudah sepakat bahwa kita akan mononton pertandingan ini? Kenapa tiba-tiba pulang... menyebalkan" Cherry sebal sekali di saat itu. Moodnya benar-benar hancur