"Kalau kau kesini hanya untuk minum,jangan harap kesini lagi!!"tegas Cherry
"Maaf2 aku-hanya ingin"Joe menggosok belakang kepalany sedikit terkekeh lalu menerima sup yang disodorkan cherry
'Apa yang sudah ku lakukan ,aishh' Joe membatin.
♡♡♡
Kring-Kring-Kring
Alarm berwarna Oranye mulai bertugas membangunkan ownernya. Surai hijau, mata yang berat, bertelanjang dada, mengubah posisi tidurnya menjadi duduk Dan menguap bak Singa yang baru bangun.
"Hoammm" Joe mengusap matanya dan mematikan Alarm oranye yang terletak di atas nakas Kemudian, berjalan gontai ke kamar mandi dan melakukan pembersihan diri dari segala kuman dan bakteri
Tak sampai 20 menit ia pun keluar dari kamar mandi. Semerbak wangi matcha bertebaran di sekitarnya. Bertelanjang dada dan dilengkapi handuk hitam yang menutupi bagian bawahnya. Oh ya, jangan lupa satu handuk lagi untuk mengeringkan rambutnya basah
Bersiap-siap hingga ia pun dibaluti seragam chef. Mendekati kaca lalu memetik jari sendiri
"Yosh...Kau sudah tampan " Ujar Joe di depan kaca sembari merapihkan surainya sekali lagi
Ia pun berjalan keluar kamar dan berjalan keluar rumah hingga beberapa langkah sampailah ia di restorannya.
Fyi: Rumah Joe sama restonya itu cuman beda bangunan + sebelah2an
Restoran Sialuluce
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jam menunjukkan pukul 10.00 pagi. Burung-burung masih bernyanyi riang di atas atap restoran Joe.
Ramai. Benar cukup ramai untuk restoran yang tak terlalu besar dan tau apa yang mengagumkan.
Restorannya selalu dikunjungi para lady. Mungkin pertanyaan yang mudah untuk dijawab. Mengapa para wanita-wanita cantik dan centil itu sering berkunjung?
Yap!. Surai hijau, keringat mengalir dari dahinya, balutan seragam chef, lengan kekar, berkulit tan, bahu besar, tinggi pula, dannn PENGGODA. JOE namanya
"Ini pesanan anda my pretty lady" chef memberikan kedipan mata untuk menggoda pengunjung wanitanya dan joe pun meletakkan Fritata di meja si betina
Lady tersenyum kegirangan karena di beri kedipann cinta olehh chef Joe yang buaya sekali
"Aww...Joe tampan sekali" bisik para ladies di meja lain
"Lihatlah betapa menggiurkannnya tubuh lelakiku" bisik ladies lain yang duduk di dekat jendela restoran
"Enak saja dia lelakiku"sahut yang lain
"Ini Maritozzi mu ladies" Joe meletakkan Maritozzi di meja makan 2 insan yang Mengaku-mengaku bahwa Joe adalah lelaki mereka