Daddy of 3

491 60 22
                                        

<<<<<

Kita mundur dulu sedikit ya guys hahaha, what if adik jian jadi debut🫣


Taehyung terburu-buru kembali ke kamar setelah menemani Jieun tidur, ia mendengar rintihan sang istri memanggil namanya

"Tarik nafas, buang perlahan...." ucap Taehyung pada Jisoo yang kembali merasakan kontraksi

"Huhhh, ahh, sakit sekalihh" kata Jisoo, keningnya sudah di penuhi dengan peluh, sudah tiga kali merasakan hal seperti ini dan dirinya masih mengeluh

Siang tadi mereka sudah pergi menuju rumah sakit untuk kontrol tetapi dokter kandungan Jisoo mengatakan bahwa belum waktunya si bayi untuk keluar dan Jisoo di minta untuk menunggu beberapa hari lagi

"Adik, jika belum ingin keluar, tolong jangan membuat mommy kesakitan ya, sayang. Kasihan mommy" ujar Taehyung mengusap perut sang istri yang sudah sangat besar

Hari ini kedua orang tua mereka akan datang karena menjelang Jisoo melahirkan anak ketiga mereka yang hadir secara tiba-tiba tanpa di rencanakan, membuat semua jadwal pekerjaannya menjadi berantakan dan batal semua, entah sudah berapa banyak uang yang ia keluarkan untuk membayar pinalti karena membatalkan semua pekerjaannya mulai dari pemotretan sampai project film-nya itu

Walaupun begitu, Jisoo tetap menerima kehamilannya dengan baik, menyambut kehadiran putri ketiga mereka dengan tidak sabar, iya betul, jenis kelamin anak ketiga mereka ini perempuan sesuai keinginan Jieun yang berkata ingin memiliki teman bermain barbie, hal itu membuat Taehyung menggodanya akan menambah satu orang anak laki-laki untuk menemani Taehyun

"Tidak, tidak, cukup tiga saja ya, daddy...." pinta Jisoo dengan wajah memohonnya saat itu

Dan di kehamilan ketiganya ini, Jisoo menjadi lebih cengeng, ia mudah sekali menangis karena hal-hal kecil, entah karena Taehyun yang menangis tidak ingin tidur jika tidak menyusu, atau bocah itu enggan memakan masakannya, atau Jieun yang tidak menurut, Taehyung yang menegur dirinya karena kesalahan kecil, benar-benar tidak tahu mengapa ia mudah sekali menangisi sesuatu, terakhir ia menangis adalah minggu lalu di saat dirinya menonton video debut solo-nya beberapa tahun lalu sebelum grupnya memutuskan tidak melanjutkan kontrak dengan agensi tersebut

"Taehyung, dua setan kecil itu benar tidur, kan?" tanya Jisoo pada sang suami, ia melihat jam yang menunjukkan pukul satu siang

"Benar, sayang. Aku yang menidurkan mereka tadi" balas Taehyung

"Ya sudah ayo" ucap Jisoo

"Apa?" tanya Taehyung

"Bercinta, agar aku cepat pembukaan" jawab Jisoo membuat Taehyung terkekeh

Taehyung bangkit dari ranjang untuk mengunci pintu kamar, permintaan Jisoo yang satu itu selalu tidak bisa ia tolak, siapa yang akan menolak ajakan bercinta dari istri sendiri? tentu bukan dirinya

Taehyung membuka kancing kemeja miliknya yang saat ini tengah di gunakan oleh Jisoo, belakangan ini Jisoo memang lebih suka mengenakan kemeja miliknya yang akan terlihat seperti dress selutut jika di kenakan oleh wanita itu

Taehyung yang gemas dengan perut bulat besar Jisoo, ia menguseli perut istrinya itu berakhir mengecupnya, setelah semua kancing terlepas, ia membuka kaitan bra Jisoo yang berada di depan sehingga kedua payudara besar itu menyembul, ia remas perlahan membuat sang istri mendesah pelan

"Ingin posisi seperti apa, sayang?" tanya Taehyung sambil menarik pelan celana dalam tipis Jisoo
"Cowgirl?" tanya Taehyung lagi

"Hmm" jawab Jisoo

"Your favorite position, wife" kekeh Taehyung, Jisoo suka sekali posisi woman on top jika bercinta karena Jisoo berkata miliknya menusuk milik wanita itu dengan sangat dalam tetapi karena sudah hamil tua, wanita itu malas memimpin, perut besar terlalu berat kata Jisoo

What If (2)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang