>>>>>>>
Jieun sudah lebih dulu tertidur saat mereka tiba di backstgae untuk menghampiri Taehyung yang tengah bersiap untuk pulang, di gendong oleh sang kakek, setan kecil itu tertidur cukup pulas
"Congrast, daddy.... You did great today" puji Jisoo memeluk suaminya
"Terima kasih cintaku" balas Taehyung mendekap erat sang istri lalu mengecup lama bibir istrinya itu
"Ya, Kim Taehyung. Lihatlah ini" panggil Seokjin mengikuti yang Taehyung lakukan pada sang kekasih
"Memangnya kau saja yang bisa" lanjut Seokjin membuat kekasihnya bersemu
Taehyung lalu menghampiri Jieun yang tidur di gendongan sang ayah lalu mengecup pipi setan kecil itu
"Seperti ini bisa tidak, Hyung?" goda Taehyung, ia terkekeh saat kakak tertua di grup-nya itu melemparinya dengan sebuah pulpen
"Sombong sekali" ujar Seokjin
"Jika tur dunia di luar negeri dan jauh dari Jisoo juga kau hanya mencibirku yang selalu bermanjaan dengan kekasihku" ucap Seokjin
"Ya itu kau tidak sopan bermanjaan di depan seorang suami yang sedang berjauhan dengan istrinya" balas Taehyung
"Jisoo-ya sekali lagi aku ingatkan untuk berhati-hati, akal busuk suamimu itu pasti akan terealisasi" ujar Jimin
"Ya!" kesal Taehyung melempar pulpen pada Jimin, bocor sekali pria itu
"Kita lihat saja, sepertinya tahun depan sudah ada" sambar Yoongi
"Hyung...!" kesal Taehyung
Taehyung mengemudikan mobil yang sore tadi di bawa oleh Jisoo, mereka lebih dulu menuju bandara untuk mengantar kedua orang tuanya yang akan terbang pukul satu dini hari nanti, mereka benar-benar akan pulang setelah menyaksikan konser grupnya
Setelah mengantarkan kedua orang tua Taehyung menuju bandara, mereka kembali menuju rumah orang tua Jisoo untuk menginap, Taehyung berkata ia cukup lelah jika harus pulang ke rumah mereka, lagi pula besok Jisoo bisa berangkat syuting dari sana
Jisoo merasa tidurnya terganggu ketika terdapat gerakan dari ranjang, ia berada di posisi tengah antara Taehyung dan Jieun, ia mengusap rambut Taehyung yang masih tertidur pulas di balik selimut, lebih tepatnya pria itu tengah menyusu padanya, sengaja dirinya tutupi agar tidak terlihat oleh Jieun
"Mommy, gaun Jie semalam sudah di bawa, kan?" tanya Jieun yang baru keluar dari kamar mandi, melihat ibu dan ayahnya yang masih tertidur pulas
"Sudah, Jie" jawab Jisoo
"Sayang, sudah pagi, aku ingin membuatkan adik susu" kata Jisoo melepaskan mulut Taehyung dari putingnya, ia pun memasang kembali piyamanya dengan rapih lalu menyuruh Taehyung untuk lanjut tidur
cup!
"Aigoooo, suamiku.... Lelah ya, sayang?" tanya Jisoo mengusap lembut pipi Taehyung
"Tidur yang nyenyak ya, daddy" ucap Jisoo, lalu mematikan lampu kamar dan mengajak Jieun untuk turun, pasti putranya sudah bangun
Semalam Taehyun tidak tidur bersama mereka, bocah itu tidak di izinkan pindah oleh ayah Jisoo dan di minta agar tidur bersama kedua orang tua Jisoo saja
"Selamat pagi kakek, nenek!" ujar Jieun dengan riang
"Selamat pagi pianis kecil keluarga Kim...." sapa balik sang kakek yang mengambil sebuah buket bunga sedang lalu memberikannya pada Jieun
"Ini untuk Jie yang sudah memberikan penampilan hebat tadi malam, kakek dan nenek melihat videonya, Jie luar biasa sekali, hebat!" puji sang kakek
KAMU SEDANG MEMBACA
What If (2)
Storie breviKelanjutan cerita rumah tangga Kim Taehyung dan Kim Jisoo bersama kedua setan kecil mereka, sebut saja Jie dan Adik💋 Notes: Karena di work yang lama sudah 200 chapter, jadilah buat season 2 nya, semoga kalian tidak bosan membacanya ya guys🫶🏻 (alu...
