>>>>>>
Jisoo turun dari panggung setelah membacakan nominasi untuk pemenang kategori best couple, tubuhnya sudah tidak fit sekali tetapi ia masih harus mengisi acara sampai satu jam ke depan, menjadi spesial pembawa acara seperti ini membuat dirinya teringat momen pertama kali Taehyung menyatakan cinta pada dirinya setelah mereka menjadi pembawa acara bersama di sebuah acara musik
Jika saat itu Taehyung tidak menyatakan cinta padanya dan masih terus pendekatan, mungkin tidak akan ada Jieun dan Taehyun, karena dirinya hampir merasa bosan dengan pria itu yang lama menyatakan perasaannya
"Jisoo-ya, kau masih mual? butuh obat?" tanya Hyeeun sang manager
"Masih sedikit, boleh aku minta permen saja, Unnie?" kata Jisoo
"Sebentar, aku ambilkan" ujar Hyeeun
Sore tadi Jisoo mengeluh perutnya terasa mual sekali bahkan kepalanya pun sedikit sakit, sampai-sampai ia harus minum obat pereda nyeri untuk menghilangkan rasa sakit itu agar bisa tampil maksimal malam ini, entah dirinya salah memakan sesuatu atau memang terlalu lelah, sepertinya begitu tiba di rumah nanti ia akan langsung beristirahat
***
Jisoo terbangun di pagi hari dan langsung melihat ponselnya yang menunjukkan pukul enam pagi, dirinya teringat sesuatu, langsung saja ia bangkit dari ranjang dan mengambil tiga buah benda yang masih terbungkus rapih lalu masuk ke dalam kamar mandi
Semalam dirinya beberapa kali muntah lalu ia mengingat sesuatu ketika melihat pembalut di dalam laci, dan sedikit terkejut saat melihat aplikasi di ponsel yang menyatakan bahwa ia sudah telat datang bulan enam hari, maka dari pagi ini ia memutuskan untuk memeriksa menggunakan alat tes kehamilan
Jisoo menghela nafasnya perlahan sebelum memasukkan alat tes tersebut ke dalam wadah berisi urinnya, ia kembali memuntahkan isi perutnya sambil menunggu hasil dari alat tersebut
"Jika seperti ini terus, aku bisa lemas...." gumam Jisoo pelan setelah membasuh mulutnya
"Kalau hasilnya positif, bukan kontrasepsiku yang salah, memang Taehyung yang harus di vasektomi" cibir Jisoo sambil mengeluh sakit pada perutnya
Setelah menunggu beberapa menit, Jisoo mengeluarkan alat tes tersebut dan menghela nafas dengan lega, hasilnya tertera negatif pada dua alat tes kehamilan tersebut, yang berati tidak mungkin dirinya kembali hamil
"Mommy, cepat, Jie ingin pipis...." ucap Jieun sambil mengetuk pintu kamar mandi
"Tunggu sebentar Jie" jawab Jisoo merapihkan peralatannya sebelum membuka pintu kamar mandi
Jisoo membuka pintu kamar mandi menampilkan putrinya yang tengah bersandar di dinding dengan mata yang masih terpejam, sepertinya bocah itu masih mengantuk
"Jie" panggil Jisoo membuat bocah itu terbangun dan masuk ke dalam kamar mandi
"Astaga benar kan, aku lemas sekali" gumam Jisoo berpegangan pada dinding menuju ranjang
Pagi ini Jisoo harus pergi menuju production house untuk pembacaan naskah pertama drama-nya, setelah meninjau beberapa bulan kemarin akhirnya ia menerima tawaran drama dengan tema hukum dan lawan main aktor Kim Jaeyoung, kali ini ia memilih drama yang minim adegan romantis, mungkin akan ada beberapa tetapi tidak banyak dan ia sudah mendiskusikannya pada Taehyung
Jisoo turun menuju lantai bawah untuk memberitahu sang ibu jika hasil tes-nya negatif, ia juga akan meminta obat agar mual dan muntahnya berhenti, karena sungguh tidak nyaman jika pembacaan naskah nanti dirinya tidak sehat
"Jisoo-ya, sarapan terlebih dahulu" ujar sang ibu
"Benar negatif? kau tidak salah? sudah mencoba berapa testpack?" tanyanya
"Benar ibu, aku sudah mencoba dua. Tidak hamil" jawab Jisoo meyakinkan
KAMU SEDANG MEMBACA
What If (2)
NouvellesKelanjutan cerita rumah tangga Kim Taehyung dan Kim Jisoo bersama kedua setan kecil mereka, sebut saja Jie dan Adik💋 Notes: Karena di work yang lama sudah 200 chapter, jadilah buat season 2 nya, semoga kalian tidak bosan membacanya ya guys🫶🏻 (alu...
