"Gimana keadaanya dok? " Tanya ku kepada dokter yang memeriksa Gizan, aku tidak ingin jawaban yang tidak kuinginkan, jantung ku berdegup kencang menunggu jawaban dokter tersebut.
"Kondisinya mulai membaik, tapi sepertinya dia tidak akan sadar dengan cepat, tapi kami masih belum bisa memastikan kapan dia sadar" Jawabnya dan setelah itu keluar dari ruangan.
Aku melihat Gizan yang sedang berbaring tak sadarkan diri, kepala ku masih terasa sakit sekali tapi aku ingin keluar dari ruangan ini, aku turun dari kasur dan berjalan ke pintu aku membuka pintu tersebut dan
"Ayon mau kemana? Ini kami ada bawa buah buahan"
Aku merenungkan niat ku untuk keluar mencari makan lalu aku kembali diikuti oleh mereka aku naik ke kasur dan mereka menaruh buah buahan yang mereka bawa dimeja dan langsung melihat keadaan Gizan.
"Gizan ada sadar yon? " Ucap Nevin yang sendiri tadi melihat luka luka nua Gizan
"Belum" Jawab ku
"Kayaknya rencana ulang tahun Gizan bakal ditunda nih, tunggu orangnya sadar" Celetuk Kevin disaat seperti ini dia masih bisa ngelawak tapi okela buat mencairkan suasana.
Aku mengambil satu buah dari meja dan memakan ya karna sebenarnya aku lapar, niat keluar itu mau beli makan meskipun kepala masih pusing tpi daripada makin pusing, namun rasanya hambar padahal ini buah apel buah kesukaan ku meskipun begitu aku tetap menghabiskannya.
30 menit berlalu dan jam menunjukan pukul 22:34, aku berbincang dengan mereka aku merasa sedikit lega karna ada mereka, kadang mereka menceritakan aib atau bahkan menceritakan tentang gosip disekolah membuat ku terhibur dan sedikit melupakan kesedihan ku, mungkin jika Gizan sadar dan ikut nimbrung bakal makin seru karna Nevin tu sering banget buka aib Gizan.
Ketika jam menunjukkan jam 11 malam mereka berpamitan pulang dan bilang kalau besok akan datang lagi untuk menjenguk Gizan, Aku meraka mengantuk karna kepala ku sebenarnya masih sakit dan aku memutuskan untuk tidur, kenapa aku tidak meminta obat? Aku gak suka sama obat.
Aku memejamkan mata ku sambil melihat Gizan dan akhirnya tertidur.
Keesokan paginya aku terbangun dan kepala ku sudah tidak terasa sakit aku meregangkan sedikit tubuh ku dan aku melihat Gizan yang masih terbaring disana aku turun dari kasur dan duduk di kursi di sebelah kasur nya meraih tanganya dan menggenggamnya.
"Cepat bangun ya sayang" Ucap ku sebelum akhirnya melepaskan tangan dan berdiri menuju keluar ruangan, Rumah sakit sepi sekali aku tidak ada memainkan hp dari kemarin aku mengambil HP dari kantong ku dan melihat bahwa masih jam 6 pantas saja rumah sakit sepi aku menaruh kembali hp ku kedalam kantong lalu aku melihat ke sekitar aku tidak ada melihat mama dan mama Gizan mungkin mereka pulang ke rumah karna kelelahan.
Aku keluar dari rumah sakit dan menghirup udara segar meskipun di perkotaan udara disini masih bisa terbilang segar, Aku duduk di salah satu kursi yang berada didepan rumah sakit aku tidak tau mau ngapain kalau ada Gizan pasti jam segini tu gak, Gizan gapernah bangun jam segini.
Aku mengambil hp ku yang berada dikantong, melihat notifikasi yang sangat banyak aku membuka aplikasi WA dan melihat yang paling banyak adalah Marvel itu pesan kemarin yang belum aku lihat, Marvel isi chatnya tu nanyain rumah sakit nya dimana mulai jam 7 sampe jam 9 malam yang mereka datang kerumah sakit, ups soryy dehh
Lalu mama, mama bilang dia pulang rumah sama mamanya Gizan aku membalas pesanya mengatakan "ok" Dan kembali melihat chat
Terakhir chat Gizan chat paling atas karna ku pin, dia bilang kalau dia lagi belanja dan itu chat terakhir sebelum kecelakaan dan waktu gua tidur, gua menutup aplikasi tersebut dan meng scroll ig, banyak yang buat story apalagi bagian anak anak ngucapin Gizan supaya cepat sembuh, ku like in satu satu hehe.
Tiba tiba ada perawat yang nyamperin gua, dia bilang kalau Gizan bangun.
Aku langsung lari sambil memegang hp ku, Aku melihat Gizan yang sudah diperiksa sama dokter dan memberitahu bahwa Gizan sudah mulai sangat membaik lalai dia keluar.
Aku menghampiri Gizan dan dia tersenyum ya senyum yang gua kangenin aku duduk disebelahnya dan dia mencoba untuk menggenggam tangan ku, aku tidak ingin dia banyak gerak aku langsung mendekatkan tangan ku dengannya dan dia menggenggam nya meskipun ada perban ditanganya gapapa aku tetap senang.
"Ayon" Ucapnya dengan suara yang serak aku sedikit tertawa mendengar itu.
"Sayang." Ucapnya untuk kedua kalinya kali ini gua ga ketawa dan suaranya terdengar jelas meskipun pelan.
Aku gaakan melupaka ini, pertama kali Gizan manggil aku sayang meskipun kami belum resmi pacaran si.
TBC
Y SORRY 2 TAHUN GA UPDATE NI BOS SENGGOL DONK🤙🏻🤙🏻
KAMU SEDANG MEMBACA
Sky Gizan x Ayon
NouvellesMinimal vote💪 Hanya sekedar karangan author jadi jangan anggap serius ok? ayon punya perasaan kegizan tapi gizannya engga peka,gizan sering banget godain ayon tapi hanya sebatas candaan tapi kok ayon anggap nya serius? "yon, pacaran yuk? gw udh l...
