"BUDAK lelaki tu, anak saya kan? Why keep him
from me Diya? Kenapa kejam sangat sama saya?"
Dylan bertanya meluahkan rasa kecewanya.
Terasa sesuatu yang tajam menusuk kalbu apabila Dylan
bertanyakan soalan tadi kepada Diya. Melihat riak muka Dylan
yang kecewa Diya tidak tahu untuk bereaksi bagaimana.
'If you love me Dylan. Why? Kenapa kau buat macam tu
dengan saya??' Diya bersuara di dalam hati.
Melihat Dylan mula mengenggam penumbuknya, Diya mula
naik risau sekiranya sesuatu berlaku di antara Liam dan Dylan.
'Tidak. Bukan di depan Archer bukan di rumah Athena. I
won
't allow that.' Diya berkata di dalam hati.
"No, Dylan. Not in here. We will ruin Athena's party."
"Diya. Why Diya? Why you leave me? Is he really my son?
How old is he? Answer me." Dylan menembak Diya dengan soalan
bertubi-tubi.
ISTERI 365 HARI
273
"Dylan. I Think we better go somewhere and settle this
matter." Liam bersuara memberi cadangan.
"Shut up, Liam! Not from you. Last time, saya tanya kau
mana Diya and you never want me to meet her but here you are,
meeting her and my son!!"
"Dylan. Saya yang minta untuk Liam tidak bagitahu sesiapa
especially you. I think it's not nice we're shouting in here. Its
Athena birthday party." Diya mengingatkan.
"Koko...Apa jadi? Diya? Liam?" Athena tiba-tiba muncul.
"My long lost wife is in your house Nana. Diya is my wife."
Dylan memandang Athena. Athena terlopong.
"Diya? Betul? Actually, Dylan is my brother." Jelas Athena.
Diya hanya mendiamkan diri. Dia juga keliru dengan apa
yang baru terjadi.
****
"Diya, please tell me. Everything. Kenapa tiba-tiba lari
tanpa cakap apa-apa? Why Diya? You leave me cluless for the past
three years. No, almost four years. Bukan kita sudah janji untuk
talk face to face if anything between us happen?" Dylan
memandang Diya. Diya hanya memandang Dylan.
"I almost could tolerate with everything...But one thing.
Cheating. Saya pernah cakap tentang ini Dylan and what you have
done is beyond cheating Dylan! You sleep with that women in front
of me! Why? Why you do that? Selepas janji macam-macam kau
buat macam tu dengan saya? Kau tahu kah macam mana hancur
hati saya?? " Ada getar di suara Diya, menahan emosi yang sedang
bercelaru.
ISTERI 365 HARI
274
Air mata Diya jatuh. Air mata yang di tahan bertahun
lamanya. Melihat keadaan Diya, Dylan hilang kata-kata. Teringin
untuk dipeluk isterinya itu namun bimbang sekiranya ditolak
mentah.
"Diya..." Dylan cuba mencapai tangan Diya. Diya menepis.
Dylan menarik nafas dalam dalam. Laut yang terbentang
luas di hadapan mereka menjadi saksi pertemuan dua insan yang
sekian lama terpisah.
"Saya tunggu kau balik Dylan, konon-konon mahu kasi
surprise that I'm pregnant with your child tapi what the hell
Dylan? You are back mabuk, kissing and make love with that damn
women inside that room with open door Dylan? What do you feel
kalau someone making love with me infront of your eyes with the
door open wide?? You feel happy??" Dia meluahkan rasa yang
selama ini terbuku di hati.
"Diya, malam tu saya langsung tidak tahu apa yang jadi. I
don't know maybe she drug me or something. Saya betul-betul
tidak ingat apa-apa...I.."
"I still remember Dylan. Dengan tiada seurat benang pun di
badan dia, dia hanya tutup badan dia pakai selimut. She come to me
and said both of you spent a week with her and you're with her in
Milan too. Why you never tell me that you're seeing her again??"
Diya bertanya lagi, mengungkapkan segala rasa yang tersimpan.
"Diya....Please, let me explain...Yes, it's true. I spent a week
or more with her but it's actually because of work. You may not
believe it but her father appoint her to collaborate with me for new
coming project between our companies. We go to Milan but not
just two of us. There is few people coming along. We sleep in
ISTERI 365 HARI
275
diffrent room. I told her Diya, I told her that you're my wife. I told
her that I am married. Maybe lagi bagus saya tidak bagitahu
langsung pasal itu tapi dia sangat memaksa and trying her way to
get back to me and I don't want that ...And back from Milan, we
have a few drinks and saya tidak sangka its end up like that...And
make me lose you." Dylan menjelaskan apa yang berlaku bertahun
yang dulu. Kejadian yang memisahkan mereka pada malam itu.
Diya hanya mendengar dengan perasaan kosong. Tiada kata-
kata darinya apabila Dylan habis berbicara.
"Tidak tahu lah Dylan. The first thing is, why hide the fact
from me? That you are meeting her? Bukan kah kita sudah janji?
No secret between us."
"Diya, please...Give me a chance...I didn't tell you because
I'm afraid you're overthinking about things."
"Dan sekarang ini adalah akibat dia Dylan...Give you
another chance? Dylan. Bukan semudah itu Dylan." Diya masih
berkeras. Dylan meraup wajahnya.
"You are with him now? Liam? I never divorced you
Diya...We are still husband and wife. I will win you back." Dylan
berkata sambil memandang Diya yang berpeluk tubuh sambil
memandang lautan.
"No. Ingat hati saya apa Dylan? Senang-senang lompat sana
sini? "
"Why my son calling her daddy?" Dylan masih tidak berpuas
hati. Diya mendiamkan diri. Terasa fikirannya bercelaru untuk
menjelaskan perkara yang dia tiada jawapannya.
ISTERI 365 HARI
276
"Liam is not trying to steal your place Dylan, he just
helping me to makes Archer feel whole." Diya cuba untuk
menjelaskan.
"I'm hurt Diya...The role that he is playing. It should be
me."
"He being a good friend and helping me a lot. Don't blame
him. The choice is mine. He even asked me to find you and told you
about Archer. I'm the one who refused. So, don't blame him." Diya
tidak berasa senang hati apabila Liam yang banyak membantunya
dipersalahkan dan dilibatkan dalam hal ini.
"Boleh saya berkenalan dengan Archer? Please Diya? He
is my son. He should now I am her dad." Dylan merayu.
"The time will come Dylan but not now. Saya masih keliru
dengan apa yang sedang jadi. Would you please give me some
time?"
"Diya...Promise me, never leave me again..." Dylan
bersuara sayu.
"Don't worry Dylan. Saya penat, sampai bila? Sooner or
later I'll have to face you."
"Do you still love me Diya because...I still do."
Diya tidak menjawab soalan Dylan. Hatinya terluka terlalu
dalam. Masih mampukah dia mencintai Dylan?
"Diya? Are you okay?" Liam tiba-tiba muncul bersama
Archer di tangannya.
"Mommy...I'm sleepy." Archer merengek.
ISTERI 365 HARI
277
Diya segera mendapatkan Archer. Mendukung anaknya dan
beredar dari tempat itu menuju ke keretanya yang tidak jauh dari
tempat mereka berdiri. Dylan kelihatan ingin mengorak langkah
mengekori Diya namun ditahan oleh Liam.
"We need to talk bro. Let her go and ease her mind."
Dylan merengus. Dia cemburu dengan Liam. Segalanya
tentang Liam. Kenapa Liam yang berpeluang melihat anak
kandungnya membesar? Kenapa bukan dirinya? Kenapa Liam
yang selalu bersama dengan Diya? Kenapa bukan dirinya?
"Sorry Dylan, saya tahu mesti kau sangat benci dan tidak
puas hati dengan saya sekarang ni. Tapi, I just want you to put
yourself in her shoes. She been through a lot. Crying a lot. Give
her some times...Give her time." Liam memulakan bicaranya.
Dylan tidak punya banyak pilihan melainkan mendiamkan
diri.
"Dia tidak pernah terima perasaan saya sama dia and I
respect her for that. I think, her heart only have you and Archer.
I'm doing all of this because I see her struggle and also I want
Archer to feel that...He have a father. Saya bukan mahu ganti
tempat kau Dylan. Jauh sekali. I think I gave up my feeling on her
long time ago. I mean, saya pasrah yang dia tidak mencintai saya.
Saya buat semua ni atas dasar kawan dan juga mungkin sebab saya
sayang dia. Please win her back and don't hurt her again. Mungkin
susah sikit tapi saya percaya dia masih sayangkan kau Dylan."
Liam berbicara.
"Sometimes, waktu dia susah saya tiada dengan dia.
Memandangkan saya sudah janji dengan dia to keep her from
you...So, I feel it is my responsibilities to keep her safe on behalf of
ISTERI 365 HARI
278
you. Kalau tidak, mesti perasaan bersalah menghantui diri saya.
Waktu dia hampir keguguran, sebab berkerja terlampau kuat dan
juga stress.I'm not there. I only knew because I called. Masa dia
kesakitan mahu beranak, I'm also not there. Masa Archer sakit and
she need help, I'm not there. That's why, I'm visiting them
frequently just to make sure they are okay. So, Dylan...If you think
you the only one hurt. You are wrong. She been through a lot more.
Don't give up on her. She need you. Archer need you. She just need
time and prove your words to her." Liam menyambung kata-
katanya.
Liam menepuk-nepuk belakang Dylan. Dylan yang dari tadi
berdiri mendengar setiap kata-kata Dylan mengusap wajahnya.
Kehilangan kata-kata. Dari kejauhan dia memandang Diya yang
sedang mendodoikan Archer dibawah rimbunan pokok di tepi
kereta.
"I may dislike you because of jelousy but thanks for looking
after them." Dylan bersuara. Liam hanya menepuk-nepuk belakang
Dylan.
"It's ok bro."
'I'm sorry Diya...For everything.' Bisik hati Dylan.
ANDA SEDANG MEMBACA
ISTERI 365 HARI ✔️
RomantiekSinopsis DIYA. Seorang gadis yang kehilangan kedua orang tuanya dalam satu kemalangan jalanraya yang tragis. Kini tinggal sebatang kara, tiada tempat untuk bersandar. Hidupnya berubah 360 darjah. Dalam terumbang-ambing mencari arah, teman baik kepad...
