UrbanLegends#18 - Kisah Kampus (1/2)

10.5K 448 18
                                        

Beberapa urban legend terulang di berbagai tempat yang berbeda. Entah dari mana asalnya, tiap kampus memilikinya ceritanya sendiri.

ALAT TULIS YANG JATUH

Suatu ketika ada seorang mahasiswa yang tinggal dalam sebuah tempat kos bersama seorang temannya. Mahasiswa ini kemudian bangun pagi-pagi sekali untuk belajar di perpustakaan kampusnya. Karena saat itu merupakan saat-saat ujian, maka dia juga membangunkan temannya untuk pergi bersamanya. Namun, temannya itu sangat mengantuk dan tak dapat bangun pagi-pagi begitu. Akhirnya, mahasiswa tersebut meninggalkan temannya sendirian di kamar dan dia langsung menuju ke kampusnya.

Setibanya di kampus, mahasiswa ini merasa agak merinding menemukan suasana yang sepi dan sunyi di perpustakaan. Ini adalah hari sabtu, dan memang kurang mahasiswa yang hadir di kampus. Namun, itu tidak menyurutkan keinginannya untuk belajar disana. Ketika baru saja masuk ke perpustakaan, mahasiswa ini terkejut melihat temannya sudah tiba di kampus dan duduk di belakangnya sementara belajar dengan serius. Mahasiswa ini lalu berpikir temannya ini tak ingin diganggu, maka dia duduk terpisah meja dengannya namun tak berapa jauh.

Beberapa jam berlalu, mahasiswa ini tak sengaja menjatuhkan alat tulisnya ke bawah meja. Dia kemudian menundukkan kepalanya agar tangannya dapat menjangkau alat tulis yang jatuh itu. Namun, ketika sementara menunduk, mahasiswa ini menyadari ada yang aneh dengan temannya yang duduk tepat di belakangnya.

Ketika menoleh ke belakang di bawah mejanya, dia melihat temannya ini tak memiliki kaki sama sekali. Barulah mahasiswa ini sadar bahwa itu tak mungkin temannya, karena ketika dia meninggalkannya temannya itu masih tidur pulas di kamarnya. Ketika dia menengok sekali lagi, temannya itu sudah hilang. Seketika dia sadar, hanya dia seorang diri yang berada di perpustakaan itu, bergegas dia merapikan barangnya dan hendak meninggalkan ruangan perpustakaan tersebut. Namun, ketika baru saja berdiri hendak meninggalkan ruangan itu, suara temannya lalu terdengar di belakangnya. "Sudah mau pulang?" tanya temannya. "I.Iya.." jawabnya ragu-ragu seraya menoleh kebelakang.

Disana sosok yang sangat mirip dengan temannya kemudian berkata. "Kamu memang mau pulang..atau sudah tahu?". Mendengar itu mahasiswa ini tanpa pikir panjang kemudian lari secepatnya meninggalkan ruangan itu dan pulang ke tempat kosnya. Disana dia mendapati temannya baru saja bangun dan menggosok gigi di kamar mandinya. Ketika ditanyakan, temannya mengatakan bahwa tidak mungkin dia ke perpustakaan itu karena dia baru saja bangun.

JENDELA TERBUKA

Seorang gadis tinggal bersama teman-teman kuliahnya di sebuah asrama di lantai 5. Ketika itu waktu sudah menunjukkan pukul 11 malam lewat, tapi mereka masih saja bermain-main bersama. Tak terasa waktu sudah bergeser hingga pukul 2 dinihari.

Saat itu, tiba-tiba semilir angin berhembus dari jendela kamar mereka yang terbuka. Tak lama, ada suara ketukan di jendelanya. "Jendelanya ditutup dulu, sudah malam..." suara seorang pria paruh baya.

"Iya pak, nanti ditutup." kata salah satu dari mereka.

Mereka pun kemudian terkejut setelah menyadari bahwa mereka berada di lantai 5, dan tak mungkin ada yang bisa mengetuk jendela mereka dari luar dengan ketinggian tersebut. Mereka kemudian ketakutan dan secepatnya berlari ke jendela untuk menutupnya. Sebelum menutup jendelanya, ketika melihat kebawah mereka tidak melihat siapa-siapa ada disana, hanya gelap malam dengan tanah yang jauh di bawahnya. Pria paruh baya itu jelas melayang dan tentu saja manusia.

ATM

Seorang mahasiswa ingin mengambil uang di sebuah ATM yang berada di dekat kampusnya pada pukul 9 malam hari. Gedung kampusnya memang mencekam ketika malam tiba karena penerangan yang kurang dan sepinya suasana disana. Namun, mahasiswa ini harus mengambil uangnya saat itu karena tengah membutuhkannya.

Ketika tiba di depan ruangan ATM tersebut, rupanya ada orang yang sedang mengambil uang disana. Mahasiswa itu pun menunggu di luar pintunya, hanya memandang kepala orang itu dari luar.

Lama menunggu, orang tersebut tidak juga keluar dari ruangan ATM. Karena tidak sabar, mahasiswa ini lalu mengetuk kaca pintu ruangan itu. "Permisi, mohon cepat sedikit. Saya sudah lama menunggu di luar." Sesaat setelah mengatakan itu, pintu ATM itu kemudian terbuka. Namun, yang tampak hanya kepala orang itu saja yang melayang keluar, tubuhnya tidak ada. Mahasiswa itu kemudian ditemukan warga paginya setelah pingsan semalam melihat penampakan tersebut.

Urban LegendsTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang