#14

18.5K 1K 5
                                        

'Kau sudah kuperingatkan.' Batin orang tersebut.

Beberapa saat kemudian pintu ruang kesehatan terbuka. Membuat kedua sejoli yang sedang berada di dalamnya pun menengok ke arah pintu. Ternyata yang datang adalah Haera. Seperti biasa Haera datang dengan tatapan yang tidak bisa diartikan kepada Jungkook. Tapi sesaat kemudian ia langsung mengubah tatapannya menjadi tatapan khawatir pada Soomi.

"Soomi, apakah kau baik-baik saja?" Tanya Haera.

"Tadi sih tidak, tapi sekarang sudah baikan." Kata Soomi.

"Baguslah. Tapi apakah tadi ada yang datang sebelum aku?" Tanya Haera.

"Tidak ada kok, daritadi hanya kau seorang yang datang kesini. Emangnya kenapa?" Balas Jungkook.

"Tidak, hanya saja tadi sebalum aku datang kesini aku melihat seseorang menginitip lalu pergi dengan menyeringai, aku tidak jelas melihat wajahnya yang pasti dia perempuan." Ucap Haera sambil menarik kursi untuk duduk.

Dan Jungkook hanya mengangkat bahu tanda tak tau. Sedangkan Soomi, ekspresi wajahnya berubah menjadi gelisah. Tapi baik Jungkook maupun Haera tak ada yang menangkap perubahan ekspresi wajah Soomi.

Flashback on

"Tak pernahkah kau melihatku Soomi. Aku tau kau tidak menyukaiku tapi kumohon jangan membenciku." Balas Jungkook.

Soomi mendengarnya ia hanya berhenti sejenak. Lalu ia melanjutkan jalannya lagi ke sekolah.

Tapi sesaat sebelum sampai kesekolah seseorang mencegatnya. Orang itu mendekat pada Soomi. Lalu membisikan sesuatu pada Soomi.

"Jauhi Jungkook atau kau akan melihatnya nanti." Bisik orang tersebut.

Lalu orang tersebut pergi. Haera hanya diam dan tidak bergerak hingga beberapa saat lalu akhirnya tersadar. Soomi sedikit takut.

'Apa aku harus menjauhinya?' Batin Soomi.

Tbc.

First Kiss (Diterbitkan)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang