Dua tahun kemudian...
Seoul, 2015
Hujan deras turun dari langit membasahi permukaan bumi.
Seorang namja berlarian dibawah hujan sambil melindungi kepalanya dari hujan dengan tasnya.
Namja tersebut adalah Kim Taehyung.
Taehyung yang baru saja pulang dari kuliahnya, tak disangka ditengah jalan ia kehujanan.
Taehyung berlari ke arah halte bus dan berteduh disana.
Jaket tebalnya yang sedikit basah membuat ia sedikit menggigil kedingingan. Ia merutuki kebodohannya saat ia lupa membawa payung.
Taehyung pun duduk ditempat duduk halte bus, menggosok-gosokkan kedua telapak tangannya agar sedikit merasa hangat.
Taehyung memandang ke arah lebatnya hujan. Ia menghela nafas berat.
Tak lama ia tersenyum miris. Lalu ia pun membuka tasnya dan mengeluarkan buku note nya dan mengeluarkan bolpoint nya dari dalam tasnya.
Ia pun mulai menuliskan sesuatu disana.
"Sudah dua tahun sejak aku berpisah dengan seseorang yang ku cintai. Dan hujan di malam ini, tiba-tiba kenangan itu terlukis kembali dalam pikiranku. Aku tahu aku bodoh, aku mencintai seseorang yang jelas saja baru aku kenal. Setidaknya butuh waktu lama untuk membuat dia mencintaiku. 0330, adalah kenangan manis dan juga kenangan pahit bagi seorang Kim Taehyung."
Taehyung berhenti sejenak dengan aktifitasnya, ia pun mengedarkan pandangannya ke arah lain.
Ia juga baru menyadari ada seorang namja datang untuk berteduh di halte bus tersebut, namja itu berdiri didepan hujan dan otomatis membelakangi Taehyung.
Taehyung juga mengedarkan pandangannya ke arah lain, ia tersenyum lega.
Selang beberapa detik, ia pun menulis kembali.
"Disaat hujan tiba, aku termenung kesepian. Entah mengapa aku merindukan seseorang yang ku cintai. Jeon Jungkook, kau baik-baik saja? Bagaimana kabarmu? Aku, sangat merindukanmu. Jika waktu dapat berputar kembali, aku ingin kembali saat kita pertama kali bertemu. Aku ingin kau masuk kembali ke dalam kehidupanku. Aku begitu bodoh, saat itu aku sudah termakan emosi. Aku tidak bermaksud untuk berbicara seperti itu padamu. Aku tahu mungkin sekarang kau tidak akan memikirkanku, tetapi, percayalah, Jeon Jungkook! Aku tidak bisa melupakanmu, aku tidak bisa menghapusmu, aku juga tidak bisa mengusirmu. Jadi, ku mohon kembalilah, Jeon Jungkook. Aku masih mencintaimu. Kumohon datanglah kembali ke kehidupanku dan belajarlah untuk mencintaiku."
Taehyung meneteskan air matanya dan jatuh ke buku note nya itu.
Ia tersenyum sendiri, ia pun menghapus sisa air matanya itu dan berusaha tersenyum lebar, ia menutup kembali buku note nya itu dan memasukkan kembali ke dalam tasnya.
Tak lama ponselnya pun berdering. Ia segera merogoh saku celananya untuk mengambil ponselnya.
Ia melihat ke layar ponselnya untuk melihat siapa yang menelfonya.
'엄마'
Taehyung tersenyum, ia segera menggeser layar ponselnya dan menempelkan ponselnya ke telinga kanannya.
"Eo, eomma?" Sahut Taehyung.
"Tae, neo ghwenchanha?"
"Eum. Ghwenchanha, eomma. Taehyung sedang terjebak hujan dan mungkin Taehyung akan pulang terlambat." Jawab Taehyung lalu melirik ke arah jam tangannya.
Pukul 10:00 PM
"Ibu sangat khawatir, Tae!"
"Jangan khawatir, eomma. Taehyung baik-baik saja!" Jawab Taehyung tersenyum lebar.
Seorang namja yang berdiri membelakangi Taehyung diam-diam melirik ke arah Taehyung yang sedang menerima telfon dari Ibunya.
"Berhati-hatilah, Tae! Ibu hanya takut kau terjadi apa-apa."
KAMU SEDANG MEMBACA
0330 ( BTS VKook )
Hayran KurguJatuh cinta pada jam 03:30 PM Tidak menyangka akan berpisah pada jam yang sama. Bagaimanakah kisah selengkapnya?
