limapuluh

604 48 1
                                        

Sejenak aku sudah dapat melupakanmu, dan merelakanmu. Berusaha tetap biasa ketika menyebutkan namamu atau mendengar namamu.

Apakah ini akan berlangsung lama? Apakah ketika kita bertemu lagi, perasaan ini akan tetap sama atau berubah? Apakah tembok tinggi yang sudah kubangun akan runtuh kembali seperti dulu?

Sepertinya hanya Tuhan dan waktu yang dapat menjawabnya.

From Heart to HeartCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang